KOTAMOBAGU — Ruas jalan yang selama bertahun-tahun menjadi keluhan warga karena kondisinya rusak, akhirnya tuntas dikerjakan. Dinas PUPR Kotamobagu memastikan peningkatan Jalan Kebun Ampera di Desa Moyag Todulan telah rampung dan dinyatakan lolos pemeriksaan awal pada Kamis kemarin.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kotamobagu, Haris Momintan, menyatakan seluruh pekerjaan fisik telah selesai sesuai jadwal dan standar kualitas yang dipersyaratkan dalam kontrak. "Sudah PHO hari ini," ujarnya.
Proyek ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang disalurkan lewat Dana Alokasi Khusus (DAK). Panjang penanganan jalan yang diaspal mencapai sekitar 0,553 kilometer.
PT Tata Tou Nustar ditunjuk sebagai kontraktor pelaksana, sedangkan pengawasan dilakukan oleh CV Musfar Consultant. Kontrak ditandatangani pada 9 Maret 2026 dengan masa pelaksanaan 180 hari kalender.
Pengerjaan proyek berjalan tepat waktu. Berdasarkan jadwal yang tertuang dalam kontrak, masa pelaksanaan seharusnya berakhir pada 4 September 2026. Proses PHO yang dilakukan pada 3 September berarti pekerjaan dinyatakan selesai sehari lebih awal dari batas akhir yang ditentukan.
Rampungnya proyek ini menjawab harapan warga yang sudah lama menunggu perbaikan ruas tersebut. Sebelumnya, kondisi Jalan Ampera dinilai sangat memprihatinkan dan menghambat mobilitas sehari-hari.
Salah seorang warga, Joyo Mamonto, mengungkapkan bahwa perbaikan jalan ini telah lama dinantikan masyarakat. Pasalnya, ruas tersebut sudah rusak dan menyulitkan aktivitas selama bertahun-tahun.
Dengan adanya jalan beraspal yang baru, ia berharap mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas harian menjadi lebih mudah dan lancar, baik untuk keperluan sehari-hari maupun kegiatan ekonomi.
Dinas PUPR Kotamobagu menambahkan, perbaikan akses transportasi ini diharapkan tidak hanya mempermudah pergerakan warga Moyag dan daerah sekitarnya, tetapi juga mampu mendukung dan menggerakkan roda perekonomian di kawasan tersebut.