SULAWESI UTARA — Tambahan anggaran tersebut diumumkan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir dalam jumpa pers di Kantor Kemenpora, Jakarta Pusat. Dengan suntikan dana baru ini, alokasi untuk pemusatan latihan menjadi Rp 222 miliar, sementara Rp 61 miliar disiapkan untuk pemberangkatan atlet ke Jepang.
Sebelumnya, anggaran awal pelatnas Asian Games hanya tercatat Rp 127 miliar. Kenaikan signifikan ini disebut sebagai bentuk kepercayaan Presiden Prabowo Subianto terhadap pembinaan olahraga nasional.
Erick Thohir menegaskan tambahan dana bukan sekadar formalitas. Ia meminta para atlet dan pengurus cabang olahraga membalas kepercayaan tersebut dengan kerja keras mengejar target medali.
"Alhamdulillah untuk pelatnas Asian Games 2026, dengan jerih payah, saya terima kasih Pak Sesmenpora, seluruh jajaran di Kemenpora, Komisi X, dan tentu kami-kami bekerja keras untuk meyakinkan bahwa ini tidak ada hal-hal yang ditakuti bahwa pelatnas ini bisa disalahgunakan anggarannya. Berita bagusnya kita ditambahkan Rp 95 miliar," ujar Erick Thohir.
Ia menambahkan, "Beliau (Presiden Prabowo) percaya kepada kami, kita juga tidak boleh menyalahgunakan tentu hak-hak yang kami harus lakukan. Nah, sekarang tentu untuk Asian Games, kita minta atlet, cabang olahraga harus mulai kembali berjibaku mempersiapkan target-target medali."
Dari total empat emas yang dibidik, tiga cabang olahraga disebut sebagai lumbung utama medali. Bulu tangkis, angkat besi, dan panjat tebing dipatok sebagai penyumbang terbesar.
"Empat targetnya, ya ada dari bulu tangkis, dari angkat besi, panjat tebing, dan mungkin cabang-cabang olahraga lainnya yang potensinya perak siapa tahu kepleset jadi emas. Karena kami pemerintah sudah bekerja ekstra keras memastikan tadi kesiapan anggaran yang selama ini menjadi kendala," sambung Erick Thohir.
Pernyataan tersebut mengindikasikan adanya peluang peraih medali perak pada edisi sebelumnya untuk naik kelas. Namun, fokus utama tetap tertuju pada tiga cabang yang memiliki sejarah kuat di multievent.
Dengan total anggaran Rp 283 miliar, Kemenpora memastikan tidak ada lagi kendala finansial sebagai alasan keterbatasan persiapan. Seluruh cabang olahraga kini diminta segera mematangkan program latihan dan seleksi atlet.
Asian Games 2026 akan berlangsung di Aichi dan Nagoya, Jepang. Ini menjadi ajang pembuktian bagi Indonesia setelah sebelumnya tampil di bawah target pada edisi Hangzhou 2022.