Review Laptop Gaming Rp5 Jutaan: Bekas Lebih Masuk Akal daripada Baru

Penulis: Vikri Alfandi  •  Rabu, 09 September 2026 | 20:01:01 WIB
Laptop gaming bekas dengan GTX 1050 menjadi pilihan yang lebih rasional di kelas harga Rp5 jutaan dibandingkan unit baru.

SULAWESI UTARA — Kebutuhan akan laptop gaming di kelas harga Rp5 jutaan memang penuh tantangan. Untuk unit baru, dana tersebut hanya cukup untuk laptop produktivitas dengan grafis terintegrasi, sementara untuk performa game yang layak, opsi bekas menjadi jalan tengah yang paling rasional.

Perlu dicatat, laptop gaming baru dengan RTX 3050 saat ini sudah berada jauh di atas anggaran tersebut. Contohnya ASUS TUF Gaming A15 dengan RTX 3050 yang ditemukan di kisaran Rp14 jutaan. Artinya, ekspektasi harus disesuaikan sejak awal.

Opsi Bekas: GTX 1050 Jadi Pilihan Paling Masuk Akal

Untuk urusan gaming ringan hingga menengah, laptop bekas dengan spesifikasi berikut masih layak diperhitungkan:

  • Intel Core i5-7300HQ + GTX 1050 — kisaran harga bekas Rp5-5,5 juta. Masih menarik untuk gaming ringan hingga menengah.
  • AMD Ryzen 5 3550H + GTX 1050 — kisaran bekas Rp5,3-5,7 juta. Menawarkan performa gaming lebih baik dibanding laptop baru Rp5 jutaan yang hanya mengandalkan grafis terintegrasi.
  • Intel Core i7-7700HQ + GTX 950M — bisa didapat di kisaran Rp4,5-5 juta. Cocok bagi pengguna yang mencari GPU dedicated dengan anggaran terbatas.
  • Intel Core i5-8300H + GTX 1050 — harga bekas sekitar Rp5,5-6 juta. Masih dapat dipertimbangkan untuk game ringan dan beberapa game lebih berat pada pengaturan rendah.

Keempat opsi di atas memakai prosesor berarsitektur lama, tapi kehadiran GPU dedicated membuatnya jauh lebih mumpuni untuk gaming dibanding mengandalkan grafis terintegrasi dari laptop baru di kelas harga yang sama.

Kalau Wajib Unit Baru: Siap-siap dengan Game Ringan Saja

Jika mengutamakan garansi dan kondisi unit baru, Axioo Hype 5 bisa menjadi pilihan di sekitar kelas harga ini. Namun perlu ditegaskan, perangkat seperti ini lebih tepat disebut laptop produktivitas yang mampu menjalankan game ringan, bukan laptop gaming dedicated.

Alternatif lain adalah HP 14s di kisaran Rp5 jutaan. Salah satu konfigurasi yang tercantum menggunakan Intel Celeron N4500, RAM 8 GB, SSD 512 GB, dan Intel UHD Graphics. Spesifikasi ini cukup untuk tugas kantor dan game-game ringan, tetapi akan kesulitan saat dipaksa menjalankan judul yang lebih berat.

Kesimpulan: Tentukan Prioritas Sebelum Membeli

Keputusan akhir kembali pada prioritas. Kalau gaming adalah kebutuhan utama dan tidak masalah dengan kondisi bekas, laptop dengan GTX 1050 dari daftar di atas memberi performa jauh lebih baik per rupiahnya. Sebaliknya, kalau ketenangan pikiran soal garansi dan kondisi fisik lebih penting, unit baru seperti Axioo Hype 5 atau HP 14s tetap bisa dijadikan pilihan dengan konsekuensi harus puas bermain di pengaturan rendah.

Reporter: Vikri Alfandi
Sumber: mediaindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top