SULAWESI UTARA — Kebutuhan akan laptop gaming di kelas harga Rp5 jutaan memang penuh tantangan. Untuk unit baru, dana tersebut hanya cukup untuk laptop produktivitas dengan grafis terintegrasi, sementara untuk performa game yang layak, opsi bekas menjadi jalan tengah yang paling rasional.
Perlu dicatat, laptop gaming baru dengan RTX 3050 saat ini sudah berada jauh di atas anggaran tersebut. Contohnya ASUS TUF Gaming A15 dengan RTX 3050 yang ditemukan di kisaran Rp14 jutaan. Artinya, ekspektasi harus disesuaikan sejak awal.
Untuk urusan gaming ringan hingga menengah, laptop bekas dengan spesifikasi berikut masih layak diperhitungkan:
Keempat opsi di atas memakai prosesor berarsitektur lama, tapi kehadiran GPU dedicated membuatnya jauh lebih mumpuni untuk gaming dibanding mengandalkan grafis terintegrasi dari laptop baru di kelas harga yang sama.
Jika mengutamakan garansi dan kondisi unit baru, Axioo Hype 5 bisa menjadi pilihan di sekitar kelas harga ini. Namun perlu ditegaskan, perangkat seperti ini lebih tepat disebut laptop produktivitas yang mampu menjalankan game ringan, bukan laptop gaming dedicated.
Alternatif lain adalah HP 14s di kisaran Rp5 jutaan. Salah satu konfigurasi yang tercantum menggunakan Intel Celeron N4500, RAM 8 GB, SSD 512 GB, dan Intel UHD Graphics. Spesifikasi ini cukup untuk tugas kantor dan game-game ringan, tetapi akan kesulitan saat dipaksa menjalankan judul yang lebih berat.
Keputusan akhir kembali pada prioritas. Kalau gaming adalah kebutuhan utama dan tidak masalah dengan kondisi bekas, laptop dengan GTX 1050 dari daftar di atas memberi performa jauh lebih baik per rupiahnya. Sebaliknya, kalau ketenangan pikiran soal garansi dan kondisi fisik lebih penting, unit baru seperti Axioo Hype 5 atau HP 14s tetap bisa dijadikan pilihan dengan konsekuensi harus puas bermain di pengaturan rendah.