Libernovo Omni Pro Resmi Dirilis, Kursi Gaming dengan Kipas Ventilasi Rp 18,3 Juta

Penulis: Yoga Permadi  •  Kamis, 10 September 2026 | 20:16:01 WIB
Kursi gaming Libernovo Omni Pro resmi dirilis dengan harga diskon sekitar Rp 18,3 juta.

SULAWESI UTARA — Libernovo bukan pemain lama di pasar kursi gaming. Perusahaan ini baru merilis kursi pertamanya sekitar setahun lalu, tetapi model Omni generasi pertama sudah cukup meyakinkan berkat bobot ringan dan sandaran artikulatif yang mengikuti gerak tubuh. Kini Libernovo memperluas lini produknya dengan tiga varian: Omni SE yang lebih murah, Omni Pro dengan kipas internal, dan satu versi diperkuat untuk pengguna bertubuh tinggi hingga 181 kg.

Omni Pro menjadi varian paling premium. Ia membawa basis aluminium alloy yang lebih kokoh, kain Gabriel Atlantic yang lebih tahan lama, serta kipas ventilasi di bawah dudukan yang bekerja dengan cara menyedot udara panas menjauh dari tubuh, bukan meniupkan udara ke arah pengguna.

Spesifikasi Utama Libernovo Omni Pro

  • Bahan pelapis: Gabriel Atlantic Fabric
  • Tinggi total (dengan basis): 121,49–132,51 cm
  • Tinggi dudukan dari lantai: 48,49–59,51 cm
  • Sandaran: panjang 54 cm, lebar 34,29 cm di area bahu
  • Area duduk: lebar kontak 45 cm, total 54,5 cm, kedalaman 45 cm atau 48 cm
  • Sandaran tangan: 4D, lebar 10 cm, tinggi 17,78–26,04 cm
  • Recline: 105–160 derajat (lima posisi)
  • Bobot maksimum yang disarankan: 136 kg
  • Bobot kursi: 25,31 kg
  • Garansi: 6 tahun (rangka), 2 tahun (komponen elektronik)

Kipas Ventilasi yang Bekerja Lebih Baik dari Dugaan

Kipas di bawah dudukan Omni Pro berbeda dari kursi berkipas lain seperti DXRacer Martian Pro Red Triangle atau Cougar NxSys Aero Chair. Alih-alih meniup udara ke tubuh, kipas ini membuang udara panas dari area dudukan. Efeknya langsung terasa meski baru dinyalakan di setelan rendah.

Kipas berbagi baterai dengan motor sandaran pinggang. Libernovo mengklaim daya tahan hingga 9 jam pada setelan tinggi dan 36 jam pada setelan rendah. Ada sensor di dudukan yang otomatis mematikan kipas saat pengguna berdiri, lalu menyalakannya kembali ketika duduk.

Konsekuensinya, bantalan dudukan Omni Pro lebih tipis dari Omni biasa karena kipas memakan ruang. Rangka kursi bisa terasa menembus dudukan, sesuatu yang tidak mengganggu penguji bertubuh 5 kaki 7 inci (sekitar 170 cm) dan 59 kg, tetapi berpotensi kurang nyaman bagi pengguna yang lebih berat.

Sandaran Pinggang Bermotor dan Recline Lima Posisi

Sandaran pinggang Omni Pro bisa diatur secara motorik lewat tombol di sisi dalam sandaran tangan kiri. Dua tombol panah mengatur tingkat kepadatan, sementara satu tombol lain memicu pijat tulang belakang selama lima menit.

Sayangnya, sandaran pinggang ini tidak bisa disetel secara vertikal. Pengguna dengan proporsi tubuh berbeda mungkin tidak mendapat posisi ideal. Omni Pro juga menambah satu posisi recline dibanding Omni biasa, dari empat menjadi lima, dengan penguncian di 105, 115, 125, 135, dan 160 derajat.

Tuas ganda di bawah dudukan sisi kanan mengatur tinggi kursi dan posisi recline. Ada pula kenop untuk mengatur ketegangan sandaran yang perlu diputar beberapa kali sebelum terasa pas.

Perakitan dan Desain

Perakitan Omni Pro memakan waktu sekitar 20 menit untuk satu orang. Prosesnya lebih rumit dari kursi gaming biasa karena ada komponen elektronik, tetapi juga lebih ringan karena tidak ada bagian yang terlalu besar. Libernovo menyertakan sarung tangan kerja, obeng hex, dan sekrup dalam kantong berlabel.

Kursi tersedia dalam dua warna: graphite (abu-abu gelap) dan glacier (abu-abu terang). Unit yang diuji memakai warna graphite dengan rangka abu-abu gelap dan basis roda hitam. Kain Gabriel Atlantic terasa lebih premium dan tahan lama, meski sedikit lebih abrasif dari kain Omni generasi pertama.

Harga dan Ketersediaan

Libernovo Omni Pro dijual dengan harga ritel US$1.299 (sekitar Rp 21,4 juta), tetapi saat ini dipasarkan dengan diskon permanen menjadi US$1.109 (sekitar Rp 18,3 juta) untuk unit kursi saja. Ada juga paket bundling dengan StepSync Footrest seharga US$1.183 (sekitar Rp 19,5 juta) dari harga normal US$1.497, serta paket dengan baterai tambahan seharga US$1.247 (sekitar Rp 20,6 juta) dari harga normal US$1.596.

Kursi ini dirilis pada Juni 2026. Belum ada informasi resmi soal ketersediaan di pasar Indonesia, sehingga calon pembeli lokal kemungkinan harus mengimpor sendiri atau menunggu distributor resmi.

Catatan Soal Daya Tahan Elektronik

Omni Pro membawa lebih banyak komponen elektronik dibanding Omni biasa, tetapi garansi untuk bagian elektronik hanya dua tahun. Jika motor sandaran pinggang atau kipas rusak di luar masa garansi, pengguna tidak bisa lagi mengatur sandaran pinggang. Rangka kursi sendiri bergaransi enam tahun, naik dari lima tahun pada Omni generasi pertama, tetapi masih setengah dari garansi 12 tahun Herman Miller.

Libernovo Omni Pro cocok untuk pengguna bertubuh kecil hingga sedang yang menginginkan kursi ergonomis ringkas dengan pendingin dudukan dan penopang pinggang otomatis. Pengguna bertubuh besar atau tinggi di atas 180 cm sebaiknya mempertimbangkan varian Omni yang lebih besar atau kursi ergonomis lain dengan sandaran pinggang yang bisa disetel vertikal.

Reporter: Yoga Permadi
Sumber: tomshardware.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top