MANADO — Ibadah rutin Senin pagi menjadi agenda rohani tetap bagi aparatur sipil negara, staf, pimpinan, dan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara yang beragama Nasrani. Peribadatan digelar di lingkungan DPRD Provinsi Sulut dan dipimpin langsung oleh Gembala Tedius Batasina, S.Th.
Pembacaan Alkitab dalam ibadah tersebut diambil dari 1 Petrus 4:7–11. Peserta yang hadir mencakup jajaran Sekretariat Dewan (Sekwan) hingga sejumlah wartawan yang meliput kegiatan pagi itu.
Dalam pelaksanaan ibadah, tampak hadir Ketua DPRD Provinsi Sulut Fransiskus Andi Silangen bersama Wakil Ketua Royke Roring, Paula Runtuwene, Priylia Rondo, dan Remly Kandoli. Kehadiran para pimpinan dewan disebut menjadi bagian dari kebiasaan yang berlangsung setiap pekan.
Fransiskus Andi Silangen dalam sambutannya menyapa para pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sulut, jajaran Sekwan, serta insan pers yang mengikuti ibadah pagi tersebut.
Ketua DPRD mengajak seluruh peserta ibadah untuk menaikkan puji dan syukur kepada Tuhan atas penyertaan-Nya. Menurutnya, penyertaan itu senantiasa memberikan kekuatan dan kesehatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
"Di sini ada Wakil Ketua Royke Anter, Royke Roring, Priylia Rondo, Remly Kandoli, dan Paula Runtuwene. Pagi ini kita patut memuji syukur karena Tuhan masih memberikan kekuatan, kesehatan, dan ucapan yang baru," kata Fransiskus Andi Silangen.
Ibadah Senin ini bukan agenda insidental. Kegiatan tersebut telah menjadi bagian dari rutinitas aparatur di lingkungan DPRD Sulut, melibatkan ASN, staf, hingga pimpinan dan anggota dewan yang beragama Nasrani.
Selain sebagai agenda rohani, pertemuan pagi itu juga menjadi ruang koordinasi informal antarpegawai sekretariat dan anggota dewan sebelum menjalani aktivitas kedewanan pada pekan berjalan.