KOTAMOBAGU — Rombongan Polres Kotamobagu tiba di Masjid At-Taqwa sejak sebelum salat subuh. AKBP Abdul Kholik datang bersama sejumlah pejabat utama, disambut imam masjid dan Ketua Badan Ta'mirul Masjid setempat.
Kapolres menyampaikan terima kasih atas sambutan pengurus masjid dan jamaah. Menurutnya, Subuh Keliling bukan kegiatan seremonial sekali jalan, melainkan akan dijalankan berkala sebagai kanal silaturahmi.
Pendekatan yang dipilih berbeda dari pola patroli biasa. Polres Kotamobagu memakai jalur keagamaan untuk membangun kedekatan dengan warga, bukan sekadar mengejar angka gangguan keamanan.
Kapolres menegaskan bahwa Subuh Keliling akan masuk agenda rutin kepolisian setempat. Tujuannya memperkuat komunikasi dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Hadir pula rombongan Jamaah Tabligh dari Kota Palu dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka menambah suasana akrab di masjid yang berlokasi di Kelurahan Mogolaing itu.
Dalam ceramah singkatnya, Kapolres mengajak jamaah dan warga menjaga ketertiban bersama. Ia menyebut keamanan tidak bisa dibebankan hanya kepada kepolisian.
Partisipasi seluruh lapisan masyarakat, kata dia, menjadi kunci menjaga lingkungan tetap kondusif. Pesan itu disampaikan langsung di hadapan jamaah yang memenuhi masjid.
Kapolres juga meminta dukungan warga terhadap program Kapolri dengan slogan "Polisi Bersama Masyarakat". Slogan itu menjadi bingkai kegiatan Subuh Keliling di Kotamobagu.
Di kesempatan yang sama, Kapolres mengimbau warga mematuhi aturan keselamatan berkendara. Imbauan itu terkait pelaksanaan Operasi Patuh Klabat 2026.
Warga diminta melengkapi surat kendaraan, memakai helm, dan tidak melanggar rambu selama operasi berlangsung. Kepolisian berharap angka kecelakaan di wilayah Kotamobagu tetap terkendali.
Melalui Subuh Keliling, Polres Kotamobagu berharap sinergi dengan tokoh agama dan masyarakat semakin kuat. Kepolisian menyatakan komitmennya hadir lewat silaturahmi dan pelayanan, bukan hanya penegakan hukum.