MANADO — Workshop Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Kepegawaian melalui Penguatan Manajemen ASN, Pembinaan Disiplin dan Pelayanan Administrasi Kepegawaian Tahun 2026 dibuka resmi pada Selasa (3/11/2026). Pembukaan dilakukan Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan dan SDM, Dr. Hidayat Panigoro, S.Sos., M.Si., mewakili Plt. Bupati Boltara Moh. Aditya Pontoh.
Hadir dalam pembukaan itu Kepala Kantor Regional XI BKN Manado, Ojak Murdani, S.Sos., MAP., sejumlah pimpinan OPD, Direktur Utama RSUD, para camat, serta peserta workshop. Penyematan tanda peserta secara simbolis kepada perwakilan peserta menandai dimulainya rangkaian kegiatan.
Peserta workshop adalah aparatur yang menangani urusan kepegawaian di masing-masing organisasi perangkat daerah Kabupaten Boltara. Pemkab menilai kemampuan mereka perlu diperkuat karena tata kelola kepegawaian menempel langsung pada kualitas pelayanan publik di tingkat OPD.
Materi yang diberikan tidak berhenti pada administrasi kepegawaian. Penguatan manajemen ASN dan pembinaan disiplin masuk sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang lebih efektif.
Dalam sambutan Plt. Bupati yang dibacakan Hidayat Panigoro, pengelolaan ASN diminta dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan. Menurutnya, aparatur perlu diperhatikan mulai dari perencanaan, pengembangan kompetensi, pembinaan disiplin, hingga pelayanan administrasi kepegawaian.
"Manajemen kepegawaian yang baik merupakan kunci utama dalam mewujudkan birokrasi yang berkinerja tinggi," ujar Hidayat saat menyampaikan sambutan.
Pemkab Boltara berharap pelatihan tidak berhenti pada penambahan pengetahuan selama tiga hari di Manado. Peserta didorong menerapkan materi di lingkungan kerja masing-masing setelah kembali ke Bolaang Mongondow Utara.
Peserta diminta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan serius dan menjadikan materi sebagai bekal memperbaiki kualitas pelayanan kepegawaian. Harapan itu disampaikan langsung dalam sambutan pembukaan.
"Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius, sehingga dapat menjadi agen perubahan dalam mewujudkan ASN Boltara yang BerAKHLAK dan bangga melayani bangsa," pungkasnya.
Rangkaian workshop berlangsung hingga 5 November 2026. Setelah itu, BKPSDM Kabupaten Boltara yang menjadi penggagas kegiatan akan menilai sejauh mana materi administrasi kepegawaian, manajemen ASN, dan pembinaan disiplin diterapkan di masing-masing perangkat daerah.