Pencarian

Family Gathering Komsos Keuskupan Manado ke-6 di Warembungan, Pastor Windy: Dampaknya Bikin Komsos Paroki yang Mati Suri Jadi Aktif

Sabtu, 16 Mei 2026 • 11:33:05 WIB
Family Gathering Komsos Keuskupan Manado ke-6 di Warembungan, Pastor Windy: Dampaknya Bikin Komsos Paroki yang Mati Suri Jadi Aktif
Peserta Family Gathering Komsos Keuskupan Manado ke-6 berkumpul di Warembungan untuk berbagi pengalaman pelayanan.

WAREMBUNGAN — Antusiasme peserta dari berbagai penjuru Sulawesi Utara, termasuk dari Kepulauan Sangihe dan Tahuna, mewarnai pembukaan Family Gathering Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Manado ke-6. Acara yang berlangsung selama dua hari ini mempertemukan para penggiat media gereja untuk saling berbagi pengalaman dan strategi pelayanan.

Dampak Nyata: Dari Mati Suri Menjadi Aktif

Pastor Paroki Warembungan, Pastor Windy Tangkuman Pr, mengaku sudah merasakan langsung efek dari kegiatan serupa. Ia mencontohkan pengalamannya saat bertugas di Paroki Santu Antonius Padua Tara-tara pada gelaran ke-4 lalu.

“Saya mengalami sendiri dampaknya luar biasa. Dari yang tidak aktif, akhirnya setelah ada kegiatan ini mereka menjadi sangat aktif,” ujar Pastor Windy di hadapan para peserta dan undangan.

Semangat yang sama kini ia bawa ke Warembungan. Ketika ditunjuk menjadi tuan rumah, Pastor Windy mengaku langsung memberi lampu hijau tanpa ragu. “Saya langsung mengatakan kepada Pastor Made dan tim: ‘Gas, maju!’,” kenangnya.

Edukasi Media Sosial dan Koordinasi Paroki

Menurut Pastor Windy, esensi Komsos bukan sekadar seremoni. Fokus utama kegiatan ini adalah edukasi bagi umat dalam memanfaatkan media sosial secara bijak serta memperkuat koordinasi antar-elemen paroki. Salah satu agenda prioritas adalah turunnya para penggiat Komsos ke wilayah-wilayah rohani untuk memberikan pemahaman kepada umat awam.

“Apa yang kadang kita pikir tidak mungkin, menjadi mungkin karena ada komunikasi dan koordinasi. Luar biasa tim yang solid ini, meskipun persiapan hanya sekitar satu bulan,” tegasnya disambut tepuk tangan hadirin.

181 Peserta dari 37 Paroki, Menginap di Rumah Umat

Ketua Panitia Jimmy Senduk melaporkan, jumlah peserta terdaftar mencapai 181 orang dari 37 paroki. Angka ini diprediksi masih bertambah. Uniknya, para peserta tidak menginap di hotel atau penginapan komersial, melainkan ditampung di rumah-rumah umat Paroki Warembungan.

“Peserta terjauh datang dari kepulauan, yakni dari Sangihe, Tahuna. Ini menunjukkan kerinduan yang besar untuk berkumpul dan berbagi pengalaman,” ungkap Jimmy.

Ia menyebut, metode menginap di rumah umat ini sengaja dipilih untuk mempererat rasa persaudaraan dan melibatkan seluruh elemen paroki dalam menyukseskan acara.

Hadirnya Uskup Manado dan Harapan ke Depan

Acara ini turut dihadiri oleh Uskup Manado Mgr Benediktus Estephanus Rolly Untuk MSC, Sekretaris Eksekutif Komisi Komsos KWI Pastor Noegroho Agoeng Pr, serta Plh Hukum Tua Desa Warembungan dan Kapolsek Pineleng. Seluruh peserta diharapkan membawa pengalaman dari Warembungan untuk mewartakan kabar baik di tempat tugas masing-masing.

Bagikan
Sumber: detikmanado.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks