MINAHASA UTARA — Pelantikan pengurus BKMT Kabupaten Minahasa Utara periode 2026-2030 digelar di Atrium Kantor Bupati, menandai dimulainya masa kepengurusan baru organisasi majelis taklim di wilayah tersebut. Acara ini sekaligus mengukuhkan kepengurusan di tingkat kecamatan yang tersebar di seluruh Minahasa Utara.
Prosesi pelantikan berlangsung secara resmi dan dihadiri oleh jajaran pengurus dari berbagai tingkatan. Kepengurusan baru ini diharapkan mampu menggerakkan peran majelis taklim sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pemberdayaan umat.
Apa Saja Wilayah yang Diliputi Kepengurusan Baru BKMT?
Kepengurusan yang dilantik tidak hanya tingkat kabupaten, tetapi juga mencakup 12 kecamatan di Minahasa Utara. Ini memastikan program kerja BKMT bisa menjangkau hingga ke tingkat desa dan kelurahan, tempat majelis taklim biasanya aktif berkegiatan.
Dengan struktur yang lengkap hingga ke bawah, koordinasi program keagamaan seperti pengajian rutin, peringatan hari besar Islam, dan pelatihan daiyah diharapkan berjalan lebih efektif.
Mengapa Pelantikan Ini Penting bagi Warga?
BKMT selama ini menjadi wadah silaturahmi dan peningkatan kapasitas bagi para pengelola majelis taklim. Kepengurusan yang baru diharapkan bisa menghidupkan kembali kegiatan keagamaan di tingkat akar rumput, terutama di daerah dengan komunitas Muslim yang tersebar.
Keberadaan pengurus kecamatan yang baru dilantik menjadi kunci agar program-program BKMT bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh jamaah di lapangan.
Acara ini menjadi langkah awal bagi pengurus periode 2026-2030 untuk menyusun program kerja lima tahun ke depan. Fokus utama biasanya meliputi pembinaan moral, penguatan ukhuwah Islamiyah, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Apa Langkah Selanjutnya dari Kepengurusan Baru?
Setelah pelantikan, para pengurus akan segera menggelar rapat kerja untuk mematangkan program. Prioritas awal adalah pemetaan kondisi majelis taklim di setiap kecamatan dan penyusunan kalender kegiatan tahunan.
Dengan struktur yang sudah resmi, BKMT Minahasa Utara siap bergerak untuk memperkuat syiar Islam dan kontribusi sosial di wilayah tersebut selama lima tahun mendatang.