Pencarian

Ratusan Karyawan IT Center Manado Gelar Aksi Damai, Tuntut Penghentian Dugaan Kriminalisasi Kasus Pencemaran Limbah

Selasa, 02 Juni 2026 • 15:05:34 WIB
Ratusan Karyawan IT Center Manado Gelar Aksi Damai, Tuntut Penghentian Dugaan Kriminalisasi Kasus Pencemaran Limbah
Ratusan karyawan IT Center Manado menggelar aksi damai menuntut penghentian dugaan kriminalisasi kasus pencemaran limbah.

MANADO — Suasana di kawasan IT Center Manado memanas pada Senin pagi. Ratusan karyawan dan tenant kompak menghentikan aktivitas kerja untuk menyuarakan aspirasi mereka ke jalan. Aksi damai ini bukan sekadar protes biasa; mereka menuntut aparat penegak hukum menghentikan proses hukum yang dinilai sebagai bentuk kriminalisasi terhadap pengelola gedung terkait kasus pembuangan limbah.

Dalam orasinya, perwakilan karyawan menyampaikan bahwa kasus pencemaran lingkungan yang dituduhkan tidak berdasar. Mereka menilai ada unsur pemaksaan dan tekanan dari pihak tertentu yang ingin menjatuhkan pengelola IT Center Manado. "Kami di sini bekerja, mencari nafkah. Tuduhan ini menghancurkan masa depan kami," ujar seorang koordinator aksi di lokasi.

Apa Isi Tuntutan Para Karyawan IT Center?

Selain penghentian dugaan kriminalisasi, massa aksi juga mendesak transparansi proses penyidikan. Mereka meminta kepolisian setempat untuk mengaudit ulang bukti-bukti yang dijadikan dasar penetapan tersangka. Sejumlah spanduk bertuliskan "Hentikan Kriminalisasi" dan "Keadilan untuk Tenan" terlihat menghiasi barisan massa.

Aksi berlangsung tertib sejak pukul 09.00 WITA hingga siang hari. Petugas kepolisian dari Polresta Manado tampak berjaga di sekitar lokasi untuk mengamankan jalannya unjuk rasa. Belum ada laporan mengenai tindakan anarkis atau pelanggaran lalu lintas signifikan akibat aksi ini.

Siapa yang Paling Terdampak dari Kasus Ini?

Dampak paling nyata dirasakan oleh pekerja harian dan tenant UMKM yang menggantungkan hidup dari operasional IT Center. Sejak kasus ini mencuat, beberapa tenant mengaku omzet mereka turun drastis karena citra kawasan bisnis tersebut dinilai negatif. "Kami hanya ingin bekerja dengan tenang. Jangan urusan hukum malah mematikan usaha kecil," ujar salah satu pemilik kios yang enggan disebut namanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen IT Center Manado belum memberikan tanggapan resmi. Namun, sumber internal menyebutkan bahwa mereka tengah menyiapkan tim kuasa hukum untuk melawan tuduhan pencemaran lingkungan yang dianggap tidak memiliki dasar kuat.

Bagaimana Respons Pemerintah Kota Manado?

Belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kota Manado terkait aksi ini. Namun, sejumlah pegiat lingkungan menilai kasus ini perlu diusut tuntas tanpa tekanan dari pihak manapun. Mereka memperingatkan agar proses hukum tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik atau bisnis tertentu.

Aksi damai ini direncanakan berlanjut dalam beberapa hari ke depan jika tuntutan para karyawan tidak direspons oleh aparat penegak hukum. Situasi di sekitar IT Center Manado saat ini terpantau kondusif, namun ketegangan masih terasa di kalangan pekerja dan tenant.

Bagikan
Sumber: manadopost.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks