MANADO — Guncangan gempa besar yang berpusat di Filipina selatan dilaporkan terasa oleh warga di pesisir Sulawesi Utara. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gempa susulan, meski ancaman tsunami disebut tidak signifikan untuk wilayah Indonesia.
Getaran Terasa di Sejumlah Daerah Pesisir Sulut
Laporan dari warga menyebutkan guncangan terasa di beberapa daerah, terutama di kawasan pesisir yang berhadapan langsung dengan Laut Sulawesi. Getaran dirasakan selama beberapa detik, cukup untuk membuat warga keluar dari rumah.
BMKG mencatat gempa ini tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia, namun masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab.
Pusat Gempa di Kedalaman 57 Kilometer
Menurut data EMSC yang dikutip Antara, gempa terjadi pada Senin pagi waktu setempat. Pusat gempa berada di laut, sekitar 58 kilometer dari Kota General Santos, Filipina, yang berpenduduk lebih dari 679.000 jiwa.
Kedalaman gempa yang mencapai 57 kilometer termasuk kategori menengah. Gempa dengan kedalaman seperti ini biasanya menghasilkan guncangan yang terasa luas namun potensi kerusakan di permukaan lebih terkendali.
Belum Ada Laporan Kerusakan atau Korban
Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur, baik dari pihak berwenang Filipina maupun Indonesia. Pemerintah daerah di Sulawesi Utara masih melakukan pemantauan di wilayah pesisir.
Masyarakat diimbau untuk tidak panik dan selalu merujuk pada informasi resmi dari BMKG atau pemerintah setempat terkait perkembangan gempa ini.