Pencarian

Indika Energy Akhirnya Bersuara soal Rumor Jual Kideco Senilai Rp 18,1 Triliun

Jumat, 17 Juli 2026 • 11:50:27 WIB
Indika Energy Akhirnya Bersuara soal Rumor Jual Kideco Senilai Rp 18,1 Triliun
Manajemen Indika Energy menyatakan akan menyampaikan informasi material melalui saluran resmi perusahaan sesuai ketentuan keterbukaan informasi.

SULAWESI UTARA — Berdasarkan laporan Bloomberg yang dikutip Stockbit Investment Research, transaksi divestasi Kideco diperkirakan menembus US$ 1 miliar. Indika Energy disebut telah menunjuk penasihat keuangan untuk mengevaluasi opsi penjualan dan mulai menghubungi calon pembeli potensial guna menjajaki minat awal.

“Pembahasan sedang berlangsung dan INDY dapat memilih untuk mempertahankan aset tersebut,” demikian bunyi kutipan narasumber Bloomberg pada Kamis (16/7). Artinya, proses ini masih berada di tahap penjajakan dan belum ada keputusan final.

Sikap Manajemen: Patuh Aturan Pasar Modal

Menanggapi rumor yang menguat di pasar, manajemen Indika Energy enggan berkomentar banyak. Mereka menegaskan perseroan berpegang pada prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

“Setiap informasi atau perkembangan yang bersifat material akan disampaikan kepada publik secara transparan melalui saluran resmi perusahaan, sesuai dengan ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku,” ujar perwakilan manajemen kepada Katadata.co.id, Kamis (16/7).

Kideco: Tambang Raksasa dengan Cadangan Besar

PT Kideco Jaya Agung bukan pemain kecil. Perusahaan ini merupakan salah satu kontraktor pertambangan batu bara dengan area konsesi sangat luas. Saat ini, Indika Energy menggenggam 91% saham Kideco, setara sekitar 537 juta lembar saham.

Wilayah operasi Kideco memiliki total luasan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) mencapai 33.887 hektar, terbagi menjadi dua blok. Lokasi tambangnya berada di Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur — sekitar 130 kilometer di selatan Kota Balikpapan.

Nilai jual yang mencapai Rp 18 triliun mencerminkan besarnya cadangan dan skala operasi tambang tersebut. Jika terealisasi, ini akan menjadi salah satu aksi korporasi terbesar di sektor batu bara tahun ini.

Apa yang Mendorong Rencana Ini?

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi Indika Energy bertransisi ke bisnis yang lebih hijau. Perusahaan tengah gencar mengembangkan portofolio di sektor energi baru terbarukan (EBT) dan ekosistem kendaraan listrik.

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari Indika Energy mengenai detail calon pembeli atau jadwal pasti divestasi. Pasar pun masih menunggu perkembangan selanjutnya dari aksi korporasi yang menyita perhatian ini.

Bagikan
Sumber: katadata.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks