MANADO — Kolonel Arh Sri Rusyono bertindak sebagai inspektur upacara bendera akhir bulan Juli yang digelar di Lapangan Makodam XIII/Merdeka, Kota Manado. Rangkaian upacara berlangsung khidmat, mulai dari pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, hingga pengucapan Sapta Marga.
Kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIII/Merdeka Kolonel Kav Sofyan menegaskan bahwa tradisi ini merupakan momentum penting untuk membentuk prajurit yang loyal dan profesional.
“Kedisiplinan adalah nafas seorang prajurit. Melalui upacara ini, kita diingatkan kembali pentingnya memegang teguh aturan serta menjaga kehormatan satuan,” ujar Kolonel Kav Sofyan dalam keterangannya.
Evaluasi Internal untuk Seluruh Prajurit dan PNS
Upacara bendera rutin ini diikuti oleh seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Makodam. Selain sebagai ajang pembentukan karakter, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi kinerja dan disiplin satuan selama sebulan terakhir.
Menurut Kapendam, semangat nasionalisme dan loyalitas harus terus ditanamkan secara konsisten. Upacara bendera menjadi salah satu cara paling efektif untuk menjaga semangat tersebut tetap hidup di tengah tugas sehari-hari.
Doa Bersama Tutup Rangkaian Upacara
Rangkaian upacara ditutup dengan laporan perwira upacara dan doa bersama. Doa dipanjatkan agar seluruh prajurit diberikan kelancaran dalam mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala di seluruh satuan jajaran Kodam XIII/Merdeka. Hal ini sejalan dengan komitmen pimpinan untuk menjaga profesionalisme dan kedisiplinan prajurit di Sulawesi Utara.