Pencarian

6 Titik Kebakaran di Manado dan Minahasa, Polresta Manado Perketat Monitoring Lahan Kering

Kamis, 17 September 2026 • 08:05:32 WIB
6 Titik Kebakaran di Manado dan Minahasa, Polresta Manado Perketat Monitoring Lahan Kering

Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid menyatakan aparat kepolisian meningkatkan monitoring setelah enam titik kebakaran terjadi di Kota Manado dan sekitarnya. Dari enam kejadian itu, satu kebakaran menghanguskan atap rumah warga di Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, sementara lima lainnya membakar lahan dan alang-alang di sejumlah kelurahan serta satu desa di Kabupaten Minahasa. Kepolisian bersama instansi terkait bergerak cepat menindaklanjuti setiap laporan warga dan masih menyelidiki penyebab seluruh kejadian.

MANADO — Kebakaran atap rumah milik keluarga Kasengkang-Pontoh di Kelurahan Ranomuut Lingkungan VII, Kecamatan Paal Dua, menimbulkan kerugian yang diperkirakan mencapai Rp10 juta. Petugas pemadam kebakaran bersama personel kepolisian menangani kejadian itu sehingga api tidak merambat ke bagian rumah lainnya.

Lima titik lainnya merupakan kebakaran lahan dan alang-alang yang tersebar di beberapa wilayah. Luasan terdampak bervariasi, mulai dari lahan kosong hingga kawasan vegetasi kering.

Lima Hektare Lahan di Desa Sea Terbakar

Kebakaran lahan dilaporkan terjadi di Desa Sea Jaga I, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa. Luasan yang terdampak di lokasi ini diperkirakan mencapai lima hektare.

Titik lain berada di Kelurahan Pandu, Kecamatan Bunaken; Kelurahan Ranotana Weru, Kecamatan Wanea; Kelurahan Kima Atas, Kecamatan Mapanget; serta Kelurahan Malalayang Satu, Kecamatan Malalayang. Kebakaran di Malalayang Satu diperkirakan menghanguskan sekitar dua hektare.

Cuaca Panas dan Lahan Kering Percepat Penyebaran Api

Kapolresta menyebut kondisi lahan kering serta cuaca panas dapat mempercepat penyebaran api. Karena itu, warga diminta meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

"Setiap laporan yang masuk langsung kami tindak lanjuti. Personel di lapangan melakukan pengecekan, pengamanan lokasi, membantu proses pemadaman serta berkoordinasi dengan Damkar, TNI, pemerintah setempat dan masyarakat," ujar Irham.

Kepolisian bersama instansi terkait bergerak cepat menindaklanjuti setiap laporan masyarakat mengenai kebakaran. Monitoring juga terus dilakukan setelah api padam untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Penyebab kebakaran di sejumlah lokasi masih dalam proses penyelidikan. Khusus lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas pembakaran alang-alang, polisi akan melakukan pendalaman untuk memastikan sumber awal api.

Pendalaman itu juga untuk mengetahui kemungkinan adanya unsur kelalaian maupun kesengajaan. "Kami akan melakukan pendalaman terhadap setiap kejadian untuk mengetahui sumber dan penyebab kebakaran," kata Irham.

Imbauan: Jangan Bakar Lahan Sembarangan

Kapolresta mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Warga juga diminta tidak membuang puntung rokok di kawasan yang mudah terbakar.

"Apabila melihat adanya titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin," ujarnya.

Follow halomanado.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: manado.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks