Pencarian

Disdukcapil-KB dan BKKBN Sulut Gelar Rakor di Manado, Susun Strategi Edukasi Keluarga Berkualitas Sesuai Kearifan Lokal

Rabu, 30 September 2026 • 08:38:02 WIB
Disdukcapil-KB dan BKKBN Sulut Gelar Rakor di Manado, Susun Strategi Edukasi Keluarga Berkualitas Sesuai Kearifan Lokal
Rapat koordinasi Disdukcapil-KB dan BKKBN Sulut berlangsung di Manado, Selasa (29/9).

Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana (Disdukcapil-KB) Daerah bersama Perwakilan BKKBN Sulawesi Utara menggelar rapat koordinasi pengembangan strategi operasional advokasi dan promosi pelayanan KB di Manado. Rakor yang mengangkat tema kearifan lokal itu membahas pergeseran paradigma program KB, dari penekanan jumlah anak menuju pembangunan keluarga berkualitas. Edukasi kepada masyarakat di semua kabupaten dan kota menjadi kunci utama mewujudkan target tersebut.

MANADO — Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sulawesi Utara, Denny Mangala, menyatakan rakor tersebut menjadi forum penyusunan strategi edukasi bagi masyarakat di seluruh kabupaten dan kota. Menurut dia, pendekatan yang dipakai tidak lagi menekankan jumlah anak, melainkan kualitas keluarga.

"Caranya kami memberikan edukasi kepada masyarakat Sulawesi Utara di semua kabupaten kota bagaimana kita mewujudkan yang namanya Keluarga berkualitas," kata Denny usai acara di Manado, Selasa (29/9).

Paradigma Program KB Bergeser dari Jumlah ke Kualitas

Denny menyebut tema lama program BKKBN adalah dua anak cukup. Kini paradigma itu bergeser menjadi keluarga berkualitas.

"Jadi intinya di sini adalah bukan melihat lagi dari sisi jumlah tapi bagaimana kualitas dari keluarga," ujarnya.

Melalui rapat koordinasi tersebut, peserta mendiskusikan strategi agar edukasi kepada masyarakat mampu memberi arah jelas dalam mewujudkan keluarga berkualitas. Pendekatan kearifan lokal dipilih supaya pesan program lebih mudah diterima warga di daerah.

Empat Pilar yang Harus Dipenuhi Sebuah Keluarga

Menurut Denny, keluarga berkualitas dapat dicapai apabila basis pendidikan keluarganya berada di atas rata-rata, disusul aspek kesehatan.

"Selanjutnya Kesejahteraan. Kesejahteraan ini terkait dengan ekonomi. Kemudian tentu adalah happiness ya, keluarga yang mampu, kemudian ada quality time keluarga," kata Denny menjelaskan.

Dia menegaskan, keluarga berkualitas bukan hanya soal kemampuan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Komunikasi antaranggota keluarga juga menjadi indikator yang tidak bisa diabaikan.

Denny menilai, keluarga yang mampu secara ekonomi tetapi minim komunikasi belum bisa disebut berkualitas. Karena itu, aspek kebahagiaan dan waktu bersama keluarga masuk dalam kerangka yang dibahas dalam rakor tersebut.

Edukasi Jadi Kunci di Semua Kabupaten dan Kota

Disdukcapil-KB Daerah dan Perwakilan BKKBN Sulut menargetkan edukasi menjangkau seluruh wilayah provinsi. Strategi operasional yang disusun dalam rakor akan menjadi panduan bagi petugas lapangan di kabupaten dan kota.

Pendekatan berbasis kearifan lokal dinilai penting karena kondisi sosial dan budaya tiap daerah di Sulawesi Utara berbeda. Pesan program KB yang disampaikan dengan cara seragam berisiko tidak diterima masyarakat di wilayah tertentu.

Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal penyusunan strategi advokasi dan promosi pelayanan KB. Hasil diskusi akan ditindaklanjuti dengan edukasi langsung kepada masyarakat di tingkat kabupaten dan kota.

Follow halomanado.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: manado.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks