MANADO — Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyatakan penyaluran BBM di wilayah kepulauan Sangihe dan sekitarnya berjalan aman. Pernyataan itu disampaikan di Manado, Selasa (27/10/2026), menyusul kedatangan dua kapal pengangkut BBM di terminal perusahaan.
Kapal MT Transko Aries membawa 650 ribu liter Pertalite ke Terminal BBM Tahuna. Sementara kapal MT Michelle XXV mengangkut 11 juta liter Pertalite dan 2 juta liter Pertamax ke Terminal Terpadu Bitung pada Selasa (20/10/2026).
Dua Terminal Jadi Titik Masuk Pasokan
Terminal BBM Tahuna melayani kebutuhan masyarakat Kepulauan Sangihe yang bergantung pada distribusi jalur laut. Setelah BBM tiba di terminal, Pertamina menyiapkan penyaluran menuju SPBU yang menjadi prioritas pelayanan di wilayah kepulauan.
Di Bitung, tambahan 13 juta liter BBM memperkuat ketersediaan bahan bakar untuk Manado dan wilayah sekitarnya. Kedatangan kedua kapal membuat total pasokan baru di Sulawesi Utara mencapai 13,65 juta liter.
"Kami pastikan penyaluran BBM di wilayah kepulauan Sangihe dan sekitarnya aman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir," kata Lilik.
Distribusi dari Terminal ke SPBU Dipercepat
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengoptimalkan distribusi BBM dari terminal penyimpanan menuju SPBU prioritas. Langkah itu ditempuh agar pasokan yang sudah tiba bisa langsung dimanfaatkan masyarakat.
Perusahaan juga memantau stok dan penyaluran di setiap wilayah. Penyesuaian distribusi dilakukan berdasarkan kebutuhan masing-masing daerah, terutama kawasan kepulauan yang aksesnya bergantung pada jalur laut.
Percepatan distribusi diprioritaskan untuk mendukung kebutuhan warga di Manado, Sangihe, dan wilayah sekitar. Pemantauan stok disebut akan berlanjut selama masa penambahan pasokan.
Warga Diminta Beli BBM Sesuai Kebutuhan
Pertamina mengimbau masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Konsumen juga diminta mengikuti arahan petugas saat mengisi bahan bakar di SPBU.
Pembelian berlebihan dikhawatirkan mengganggu kelancaran distribusi dan mengurangi pasokan bagi konsumen lain. Imbauan itu muncul di tengah upaya perusahaan menjaga kelancaran pelayanan di Sulawesi Utara.
Pemantauan stok, penambahan pasokan, dan percepatan distribusi akan terus dilakukan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi untuk memastikan kebutuhan BBM warga kepulauan dan daratan terpenuhi.