MINAHASA TENGGARA — Rommy R. Mewengkang menyampaikan pesan peringatan Hari Sumpah Pemuda dari posisinya sebagai Kepala Satpol PP. Menurutnya, semangat persatuan yang diwariskan para pendahulu menjadi kekuatan utama menjaga keharmonisan dan kemajuan daerah.
Ia menilai keberagaman yang ada di Minahasa Tenggara bukan alasan untuk saling menjauh. Ikrar 1928 justru mengingatkan bahwa seluruh warga adalah satu bangsa dan satu tanah air.
Mengapa Sumpah Pemuda Jadi Pegangan Satpol PP
Bagi jajaran Satpol PP, nilai persatuan itu diterjemahkan ke dalam tugas harian menjaga ketertiban umum dan menegakkan peraturan daerah. Rommy menyebut ketertiban yang terjaga sebagai wujud nyata masyarakat yang bersatu dan saling menghargai.
"Semangat persatuan yang diwariskan para pendahulu menjadi kekuatan utama kita dalam menjaga keharmonisan dan kemajuan daerah. Di tengah keberagaman yang kita miliki, ikrar Sumpah Pemuda mengingatkan kita bahwa kita semua adalah satu bangsa, satu tanah air," ujarnya.
Pesan Khusus untuk Generasi Muda Minahasa Tenggara
Rommy menaruh perhatian pada peran pemuda dalam menjaga kerukunan. Ia meminta generasi muda tidak hanya cerdas, tetapi juga taat aturan dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
"Kepada generasi muda, jadilah pemuda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga taat aturan, menjaga kerukunan, dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar. Mulailah dari hal-hal sederhana, karena perubahan besar bermula dari kesadaran masing-masing diri kita," tambahnya.
Ia lantas mengajak seluruh masyarakat mempererat kebersamaan dan saling menghormati. Kerja sama antarwarga dinilainya sebagai jalan membangun Minahasa Tenggara yang aman, tertib, dan sejahtera.
"Selamat Hari Sumpah Pemuda 2026. Semoga semangat persatuan senantiasa menyala di hati kita semua. Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa, Indonesia!" tutupnya.