Pencarian

Andre Caldas Ungkap Kunci Arema FC Redam Dewa United 4-0

Selasa, 27 Oktober 2026 • 15:17:01 WIB
Andre Caldas Ungkap Kunci Arema FC Redam Dewa United 4-0
Pelatih interim Arema FC, Andre Caldas, menyebut ketenangan menghadapi tekanan awal sebagai kunci kemenangan 4-0 atas Dewa United.

SULAWESI UTARA — Arema FC mengalahkan Dewa United 4-0 pada pekan ketujuh meski hanya menguasai 34 persen bola. Pelatih interim Andre Caldas menyebut ketenangan menghadapi tekanan awal jadi penentu kemenangan pertama atas tim peringkat kedua tersebut.

Duel di kandang Singo Edan itu berjalan tidak seperti perkiraan banyak orang. Dewa United memegang 66 persen penguasaan bola dan melepaskan 21 tembakan, tetapi tidak satu pun berbuah gol. Arema justru efisien: 10 tembakan dengan akurasi 56 persen berujung empat gol.

Statistik itu menegaskan satu hal. Penguasaan bola bukan jaminan kemenangan. Dewa United unggul dalam penguasaan bola dan volume serangan, tetapi Arema lebih tajam saat peluang datang.

Tekanan 10 Menit Pertama yang Nyaris Merepotkan Arema

Andre Caldas mengakui timnya kesulitan menghadapi tekanan Dewa United di awal laga. Pelatih asal Brasil itu meminta pemain tidak kehilangan kendali ketika permainan belum berjalan sesuai rencana.

"Kami sudah punya rencana permainan, tetapi kita tidak boleh lupa bahwa lawan kami adalah tim peringkat kedua di kompetisi ini," kata Andre Caldas, dikutip dari laman ILeague, Selasa (27/10).

"Dewa United sangat kuat dan juga agresif. Namun, yang terpenting adalah jika segalanya tidak berjalan lancar dalam 5–10 menit pertama, kita tidak boleh panik atau kehilangan kendali. Kita harus tetap tenang, bersabar dan yang utama, jangan sampai kebobolan," imbuhnya.

Instruksi itu terbukti. Setelah bertahan dari gempuran awal, Arema mulai menemukan ruang untuk melancarkan serangan balik.

Gol Careca di Menit 30 Ubah Arah Pertandingan

Morais Careca membuka keunggulan Arema pada menit ke-30. Gol itu mengangkat kepercayaan diri tuan rumah yang sebelumnya lebih banyak bertahan.

"10–15 menit awal memang berat. Namun, setelah itu kami mulai melancarkan serangan balik dan mampu menguasai bola di sisi lapangan. Begitulah cara kami bermain. Kemudian, Careca mencetak gol yang indah, dan jalannya pertandingan pun berubah," ujar Andre Caldas.

"Kami mulai lebih banyak menguasai bola dan lebih memegang kendali permainan. Sekali lagi, yang terpenting adalah tidak kebobolan," sambungnya.

Empat Gol Arema dan Efisiensi Serangan Balik

Careca mencetak gol keduanya pada menit ke-52. Samuel Otusanya menambah keunggulan pada menit ke-65, lalu Julian Guevara melengkapi kemenangan lewat gol pada masa tambahan waktu.

  • Menit 30: Morais Careca membuka skor
  • Menit 52: Careca mencetak gol kedua
  • Menit 65: Samuel Otusanya memperlebar keunggulan
  • Masa tambahan waktu: Julian Guevara menutup pesta gol

Empat gol itu lahir bukan dari dominasi, melainkan dari kesabaran menunggu celah. Setelah situasi berubah, Arema memperluas variasi serangan, termasuk lewat pergerakan pemain dari sisi lapangan.

"Setelah itu, gol kedua, ketiga, dan keempat pun tercipta sebagai konsekuensinya. Intinya, jangan panik saat keadaan tidak berjalan baik di menit-menit awal. Itu bagian dari sepak bola, terkadang kita tampil bagus, terkadang lawan yang tampil lebih baik," pungkas Andre Caldas.

Kekalahan Pertama Dewa United Musim Ini

Hasil ini menjadi kekalahan pertama Dewa United musim ini. Bagi Arema, kemenangan telak atas tim peringkat kedua menjadi bukti bahwa bertahan rapat lalu menyerang cepat bisa jadi resep yang efektif di kompetisi ini.

Follow halomanado.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalimantanpost.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks