MANADO — Rapat Paripurna Istimewa DPRD Sulawesi Utara yang digelar untuk memperingati HUT ke-62 provinsi tersebut menjadi ajang konsolidasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi. Plt Bupati Sitaro Heronimus Makainas dan Ketua DPRD Sitaro Moghtar H.M. Kaudis memanfaatkan forum itu untuk memperkuat komunikasi lintas pemerintahan.
Agenda paripurna dipimpin Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen. Turut hadir Gubernur Sulut Yulius Selvanus, Wakil Gubernur J. Victor Mailangkay, anggota DPRD Sulut, serta sejumlah kepala daerah dan undangan.
Seruan Gotong Royong dari Miangas hingga Pinogaluman
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus mengajak seluruh daerah di Sulawesi Utara memperkuat kebersamaan dalam membangun provinsi.
"Atas nama pemerintah Sulut saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-62 untuk Provinsi Sulawesi Utara, semoga menjadi provinsi yang semakin maju dan berkembang. Dari Miangas hingga Pinogaluman mari bersama kita bergotong royong bangun Sulawesi Utara," kata Yulius.
Seruan itu menyentuh langsung posisi Sitaro sebagai kabupaten kepulauan di ujung utara Sulawesi Utara. Wilayah yang berbatasan dengan Filipina ini menghadapi tantangan geografis yang berbeda dari kabupaten di daratan.
Mengapa Koordinasi dengan Provinsi Krusial bagi Sitaro
Bagi Sitaro, hubungan dengan pemerintah provinsi menjadi penting karena sejumlah agenda pembangunan daerah membutuhkan dukungan dan koordinasi lintas pemerintahan. Karakter wilayah kepulauan membuat distribusi logistik, layanan kesehatan, dan infrastruktur dasar menuntut perhatian khusus.
Momentum HUT ke-62 Sulut pun menjadi salah satu ruang untuk memperkuat komunikasi tersebut. Pemerintah kabupaten berharap dukungan provinsi mempercepat pembangunan yang menjangkau pulau-pulau terluar.
Kehadiran Plt Bupati dan Ketua DPRD Sitaro dalam forum paripurna menegaskan posisi kabupaten sebagai bagian dari kerangka pembangunan provinsi. Koordinasi semacam ini dinilai menentukan sejauh mana program provinsi menyentuh wilayah kepulauan.