SULAWESI UTARA — NASA meluncurkan misi SpaceX Crew-13 menuju Stasiun Antariksa Internasional pada Kamis (1/10) pukul 11.10 waktu setempat dari Cape Canaveral, Florida. Misi ini membawa tiga astronaut dan satu kosmonaut, dengan Jessica Watkins sebagai komandan penerbangan. Perjalanan menuju ISS diproyeksikan memakan waktu tujuh jam 50 menit, tercepat dalam sejarah antariksa AS.
Empat kru Crew-13 lepas landas menggunakan roket SpaceX dari Cape Canaveral Space Force Station. Selain Watkins, misi ini membawa pilot Luke Delaney dari NASA Langley Research Center, astronaut CSA Joshua Kutryk, dan kosmonaut Roscosmos Sergey Teteryatnikov.
Bagi yang ingin menyaksikan langsung, siaran langsung dimulai pukul 09.20 waktu setempat, dua jam sebelum peluncuran. NASA menyediakan kanal resmi di YouTube, NASA+, Netflix, Discovery+, X, dan Amazon Prime Video.
Siapa Saja Kru Crew-13
Jessica Watkins bukan nama baru di dunia antariksa. Geolog ini sebelumnya bertugas di SpaceX Crew-4 dan tergabung dalam tim sains rover Curiosity. Posisinya sebagai komandan menandai peran kepemimpinan barunya di misi kali ini.
Luke Delaney, pilot penelitian dari NASA Langley Research Center, menjalani penerbangan antariksa perdananya. Hal serupa berlaku bagi Joshua Kutryk dari Badan Antariksa Kanada (CSA) dan Sergey Teteryatnikov dari Roscosmos. Ketiganya belum pernah menginjak ISS sebelumnya.
Misi Sains dan Teknologi di ISS
Selama berada di orbit, kru Crew-13 akan menjalankan berbagai investigasi ilmiah dan demonstrasi teknologi. Tujuannya mempersiapkan manusia untuk ekspedisi masa depan ke Bulan dan Mars.
Mereka juga akan menggantikan kru SpaceX Crew-12 yang sebelumnya sempat berlindung di dalam kapsul akibat kebocoran udara di ISS pada Juni lalu. Insiden tersebut sempat menambah tekanan pada jadwal rotasi kru.
Rekor Perjalanan Tercepat
Durasi tempuh dari peluncuran hingga merapat ke ISS diproyeksikan hanya tujuh jam 50 menit. Jika terealisasi, ini akan menjadi perjalanan tercepat yang pernah dicapai wahana antariksa AS menuju stasiun antariksa.
Rekor ini memperlihatkan efisiensi prosedur docking yang terus diasah NASA dan SpaceX. Semakin singkat waktu tempuh, semakin cepat pula kru bisa memulai tugasnya di orbit.
Konteks Program Artemis
Peluncuran Crew-13 berlangsung saat NASA mengejar target besar mengembalikan manusia ke permukaan Bulan. Badan antariksa AS kini menargetkan pendaratan tersebut paling cepat pada 2028.
Sebelumnya, NASA telah menuntaskan Artemis II, misi terbang melintasi Bulan, pada 10 April. Selanjutnya, mereka berencana menguji pendarat Bulan dari Blue Origin dan SpaceX dalam misi Artemis III pada 2027.
Misi rutin ke ISS seperti Crew-13 tetap menjadi tulang punggung operasional NASA. Pengalaman kru dalam menjalankan sains di orbit menjadi bekal penting sebelum melangkah lebih jauh ke Bulan dan Mars.