Pencarian

Sarwendah Minta Netizen Stop Hujat Ruben Onsu demi Anak

Minggu, 04 Oktober 2026 • 12:49:01 WIB
Sarwendah Minta Netizen Stop Hujat Ruben Onsu demi Anak
Sarwendah meminta pendukungnya menghentikan hujatan kepada Ruben Onsu demi anak.

SULAWESI UTARA — Sarwendah meminta para pendukungnya berhenti melontarkan hujatan kepada Ruben Onsu di media sosial. Lewat kuasa hukumnya, ia menegaskan Ruben tetap ayah kandung anak-anak mereka, sehingga dampak ujaran kebencian dikhawatirkan mengenai buah hati.

Permintaan itu disampaikan langsung oleh tim kuasa hukum Sarwendah, Pablo Benua, dalam konferensi pers bersama Chris Sam Siwu di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2026). Pablo mengatakan Sarwendah menitipkan pesan khusus untuk diteruskan kepada para penggemarnya.

Meski tengah berseteru soal hak asuh anak, Sarwendah memilih menahan diri di ruang publik. Ia tidak ingin konflik yang sedang berjalan justru melebar menjadi perang komentar di kolom media sosial masing-masing pihak.

Pesan Sarwendah untuk Para Pendukungnya

Pablo menyampaikan, Sarwendah secara sadar meminta agar mereka yang membelanya tidak menyerang Ruben dengan kata-kata kasar. Permintaan itu ia sampaikan tanpa syarat, meski posisi Sarwendah sedang tidak berada di pihak yang sama dengan mantan suaminya.

"Dia memberikan pesan: 'Tolong kepada orang-orang yang mendukung Sarwendah, katanya yang membela Sarwendah, tolong jangan memberikan hujatan, celaan apapun kepada Saudara Ruben," kata Pablo Benua.

Pesan tersebut berlaku untuk seluruh penggemar, bukan hanya lingkaran terdekat. Sarwendah ingin dukungan yang datang kepadanya tetap disalurkan dengan cara yang tidak menyakiti pihak lain.

Alasan Utama: Ruben Tetap Ayah Kandung Anak-Anak

Pablo menjelaskan, pertimbangan Sarwendah bertumpu pada status Ruben sebagai ayah kandung dari buah hati mereka. Apa pun yang terjadi dalam perseteruan hukum, hubungan darah antara Ruben dan anak-anak tidak berubah.

Karena itu, hujatan yang beredar di jagat maya dinilai bisa berdampak buruk bagi anak-anak. Sarwendah tidak ingin mereka tumbuh dengan beban komentar publik yang menyerang salah satu orang tuanya.

"Kalau itu dilakukan, apapun ceritanya Ruben adalah ayah dari anak-anak, dan itu tetap akan kembali lagi dampaknya terhadap anak. Itu yang disampaikan oleh Sarwendah," tutur Pablo.

Dampak Hujatan Media Sosial bagi Anak

Anak-anak yang orang tuanya sedang berkonflik sering jadi pihak paling rentan. Mereka bisa membaca komentar di internet, mendengar percakapan orang dewasa, atau menerima pertanyaan dari teman sebaya tentang apa yang sedang terjadi di keluarganya.

Ketika hujatan menyasar salah satu orang tua, anak berpotensi merasa terbelah. Mereka tumbuh dengan kebingungan karena harus memilih sisi, padahal keduanya tetap figur yang mereka cintai.

Sarwendah tampaknya memahami risiko itu. Permintaannya bukan soal membela Ruben, melainkan soal menjaga ruang aman bagi anak-anak agar tidak ikut menanggung beban konflik orang dewasa.

Menjaga Anak Tetap Jadi Prioritas

Konflik hak asuh memang menyangkut kepentingan kedua belah pihak. Namun Sarwendah memilih menempatkan anak di atas ego dan kemenangan di ruang publik, dengan cara menahan para pendukungnya agar tidak memperkeruh keadaan.

Bagi ibu yang sedang menghadapi situasi serupa, langkah ini bisa jadi contoh. Dukungan dari orang terdekat sebaiknya diarahkan pada proses hukum yang sehat, bukan pada serangan personal di media sosial.

Yang paling penting, anak tetap mendapat ruang untuk mencintai kedua orang tuanya tanpa tekanan dari luar. Sarwendah lewat pesannya menegaskan satu hal: apa pun yang terjadi antara dirinya dan Ruben, anak-anak tetap punya hak atas ayah mereka.

Follow halomanado.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lifestyle.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks