MINAHASA — Proses pencarian anak yang dilaporkan hilang di Air Terjun Paris, Kayuuwi, mendapat perhatian langsung dari pimpinan daerah. Bupati Minahasa Robby Dondokambey menyambangi posko darurat yang didirikan di dekat lokasi kejadian, Senin lalu.
Dalam kunjungannya, RD berdialog dengan koordinator lapangan tim SAR gabungan. Ia memastikan kebutuhan logistik personel di lapangan terpenuhi selama proses pencarian berlangsung.
“Saya minta semua pihak bekerja maksimal. Keluarga korban juga perlu didampingi secara psikologis,” ujar Bupati Robby Dondokambey saat meninjau posko.
Air Terjun Paris di Kayuuwi dikenal memiliki kontur tebing curam dan arus air yang deras. Tim SAR gabungan dari Basarnas, Polri, TNI, dan relawan setempat masih menyisir sungai dan semak-semak di sekitar lokasi.
Pencarian sempat terhambat intensitas hujan yang mengguyur kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir. Meski begitu, upaya terus dilakukan dengan membagi personel ke beberapa titik yang diduga menjadi jalur pergerakan korban.
Hingga kunjungan Bupati, tim SAR telah bekerja selama lebih dari 24 jam sejak laporan pertama diterima. Belum ada tanda-tanda keberadaan korban, namun pencarian terus diperluas radiusnya.
Pemerintah daerah juga menyiagakan ambulans dan tenaga medis di posko untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu korban ditemukan dalam kondisi darurat.
Bupati Robby Dondokambey memastikan Pemkab Minahasa akan mengerahkan bantuan tambahan jika pencarian belum membuahkan hasil dalam waktu dekat. Ia juga meminta aparat desa setempat untuk aktif menyampaikan informasi terbaru kepada keluarga korban.
“Jangan sampai ada informasi simpang siur. Semua update harus dari posko resmi,” tegasnya.