MANADO — Kabar duka menyelimuti civitas academica Universitas Negeri Manado (Unima) dan dunia pendidikan Sulawesi Utara. Prof Dr JLL Lombok, mantan rektor sekaligus salah satu founding father Unima, meninggal dunia. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi kolega, mahasiswa, dan alumni yang merasakan langsung kontribusinya.
Almarhum dikenal luas sebagai akademisi yang mendedikasikan hidupnya bagi kemajuan pendidikan tinggi di Tanah Minahasa. Kariernya di Unima tidak sekadar sebagai pengajar, melainkan juga sebagai pemimpin yang meletakkan dasar-dasar kelembagaan. Kontribusinya merintis dan mengembangkan Unima menjadi salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di kawasan timur Indonesia.
Kepergian Prof JLL Lombok menjadi kehilangan besar, terutama bagi Unima yang tengah berupaya meningkatkan kualitas dan daya saing. Sebagai founding father, visi dan pemikirannya telah membentuk karakter institusi. Banyak pihak menilai almarhum tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan dedikasi tinggi terhadap dunia pendidikan.
Ucapan belasungkawa terus berdatangan dari rektorat, dosen, hingga alumni. Mereka mengenang almarhum sebagai pribadi rendah hati, bijaksana, dan selalu memberikan motivasi. Jenazah rencananya dimakamkan di kampung halaman setelah prosesi penghormatan terakhir di kampus Unima.