Pencarian

Pemda Boltara Sidak SPBU Atasi Antrean Panjang Akibat Kelangkaan BBM, Pasokan Pertalite 24.000 Liter per Hari

Rabu, 03 Juni 2026 • 18:26:01 WIB
Pemda Boltara Sidak SPBU Atasi Antrean Panjang Akibat Kelangkaan BBM, Pasokan Pertalite 24.000 Liter per Hari
Pemda Boltara melakukan sidak di SPBU Boroko untuk memantau pasokan BBM jenis Pertalite dan Solar.

BOLTARA — Kelangkaan BBM yang melanda Bolaang Mongondow Utara dalam beberapa hari terakhir memicu kepanikan di kalangan pengendara. Antrean panjang terlihat di sejumlah SPBU, mendorong pemerintah daerah bergerak cepat melakukan pemantauan langsung ke lapangan.

Pasokan di SPBU Boroko Dinilai Cukup

Dalam sidak yang dilakukan di SPBU 74.957.10 Boroko, tim menemukan bahwa kuota penyaluran BBM jenis Pertalite mencapai 24.000 liter per hari. Sementara itu, untuk BBM jenis Solar, pasokan hariannya mencapai 16.000 liter.

Pemerintah daerah menilai stok tersebut sebenarnya cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat apabila distribusi berjalan normal tanpa hambatan. "Ketersediaan stok tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat apabila distribusi berlangsung normal," demikian pernyataan resmi Pemda Boltara.

Bukan Hanya Boroko, Dua SPBU Lain Juga Dipantau

Selain SPBU Boroko, rombongan TPID juga memantau SPBU Kompak Bohabak III serta SPBU 74.957.04 yang berada di Desa Batulintik, Kecamatan Bintauna. Pemantauan di tiga titik ini bertujuan memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal di tengah kekhawatiran akan kelangkaan.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Hi. Abdul Mutoh Daeng Mulisa, memimpin langsung kegiatan tersebut mewakili Bupati Bolaang Mongondow Utara. Ia didampingi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, anggota Polri, serta jajaran TPID Kabupaten Boltara.

Langkah Antisipasi Gangguan Pasokan

Pemerintah daerah menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna menjaga stabilitas distribusi BBM. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi gangguan pasokan yang dapat berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.

Meski stok di SPBU Boroko disebut aman, antrean panjang yang terjadi dalam tiga hari terakhir menunjukkan adanya ketidakseimbangan antara distribusi dan permintaan di lapangan. Masyarakat berharap pemantauan ini tidak hanya seremonial, tetapi diikuti dengan tindakan nyata yang memperlancar pasokan ke seluruh wilayah Boltara.

Bagikan
Sumber: bolmongraya.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks