MANADO — Aula Antasena Pomdam XIII/Merdeka di Kota Manado, Sulawesi Utara, berubah menjadi pusat kegiatan kemanusiaan pada Rabu (3/6/2026). Ratusan peserta terdiri dari personel TNI, Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Ranting 5 Pom Cabang III PD XIII/Merdeka, anggota Polri, instansi pemerintah daerah, hingga masyarakat umum, mengantre untuk mendonorkan darah mereka.
Aksi sosial ini dipimpin langsung oleh Danpomdam XIII/Merdeka Kolonel Cpm Novem Janri Rajagukguk. Tujuannya, membantu ketersediaan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Utara sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Kolonel Cpm Novem Janri Rajagukguk menekankan bahwa setiap tetes darah yang disumbangkan sangat berarti bagi pasien yang membutuhkan transfusi darurat. “Donor darah ini tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan para pendonor, tetapi juga menjadi momentum bagi POMAD khususnya Pomdam XIII/Merdeka untuk semakin dekat dengan rakyat,” ujarnya.
Ia menambahkan, darah yang terkumpul diharapkan dapat membantu pasien di berbagai fasilitas kesehatan di wilayah Sulawesi Utara. Sebelum mendonorkan darah, seluruh peserta wajib menjalani pemeriksaan kesehatan standar, seperti pengecekan suhu tubuh, tekanan darah, dan kadar hemoglobin (Hb).
Donor darah ini hanya salah satu dari rangkaian kegiatan sosial yang digelar Pomdam XIII/Merdeka. Danpomdam menyebutkan, pihaknya juga menggelar doa bersama, anjangsana ke Purnawirawan dan Warakawuri, karya bakti pembersihan fasilitas umum, serta ziarah.
“Melalui tema HUT tahun ini, diharapkan Prajurit Polisi Militer TNI Angkatan Darat dapat terus menjadi institusi yang profesional, modern, dan adaptif,” tandas Danpomdam.
Pelaksanaan donor darah didukung oleh tim medis dari Unit Transfusi Darah Rumkit Tingkat II R.W. Mongisidi. Kegiatan turut dihadiri oleh Wadanpomdam XIII/Merdeka Letkol Cpm Abdul Khotib, para pejabat teras Pomdam XIII/Merdeka, dan pengurus Persit KCK Ranting 5 Pom Cabang III PD XIII/Merdeka.