MANADO — Jackson Andre William Kumaat, atau yang akrab disapa Jacko, resmi bergabung sebagai Tenaga Ahli di Kantor Staf Kepresidenan (KSP) di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kepercayaan ini menempatkan namanya dalam deretan tokoh asal Sulawesi Utara yang kini menduduki posisi strategis di tingkat nasional.
Jackson bukan figur baru di panggung politik dan pemerintahan Sulawesi Utara. Sebelum dipercaya di KSP, ia aktif di berbagai organisasi dan memiliki jejak pengabdian di daerah. Panggilan akrabnya, Jacko, telah lama dikenal luas di kalangan politisi dan birokrat Sulut.
Penunjukan Jackson menambah panjang daftar putra-putri Sulawesi Utara yang mendapat tempat di kabinet dan lembaga pemerintahan saat ini. Sejumlah nama sebelumnya juga telah menduduki posisi penting. Hal ini menunjukkan bahwa daerah ujung utara Indonesia ini memiliki kontribusi signifikan dalam peta kekuasaan nasional.
Rincian tugas spesifik Jackson di KSP belum diumumkan secara resmi. Namun, posisi Tenaga Ahli di lembaga setingkat kementerian itu biasanya bertugas memberikan masukan strategis langsung kepada Kepala Staf Kepresidenan.
Di kalangan pengamat politik Sulut, masuknya tokoh daerah ke pusat kerap diartikan sebagai penguatan jalur komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah. Dengan hadirnya Jackson di KSP, aspirasi masyarakat Sulawesi Utara diharapkan lebih cepat terserap dalam kebijakan nasional.
Langkah ini juga dinilai sebagai bentuk pengakuan terhadap kualitas sumber daya manusia asal Sulut. Sejumlah tokoh daerah sebelumnya telah membuktikan diri mampu bersaing dan dipercaya mengelola portofolio besar di pemerintahan.
Kantor Staf Kepresidenan merupakan lembaga yang bertugas mengendalikan program prioritas nasional, mulai dari pengawasan hingga evaluasi. Kehadiran tenaga ahli seperti Jackson diharapkan memperkuat tim yang sudah ada, terutama dalam menyuarakan perspektif kawasan timur Indonesia.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Jackson terkait tugas dan fokus kerjanya di KSP. Publik Sulawesi Utara menanti kiprahnya dalam lima tahun ke depan.