SULAWESI UTARA — BYD resmi mengumumkan harga jual M6 DM untuk pasar Indonesia pada Jumat (12/6). Kendaraan listrik hybrid ini menjadi entry point BYD di segmen mobil penumpang hybrid, bersaing langsung dengan pemain mapan seperti Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid. Dalam paparannya, BYD menjelaskan bahwa varian Cross merupakan lini tertinggi yang terdiri dari tiga tipe: Advanced, Superior, dan Superior Captain. Sementara varian Classic hadir dengan dua tipe: Standard dan Dynamic.
Perbedaan paling mendasar antara varian Cross dan Classic terletak pada sistem penggerak hybridnya. Varian Cross dibekali baterai berkapasitas 18,3 kWh, sementara varian Classic hanya membawa baterai 7,4 kWh. Kapasitas ini berdampak langsung pada kemampuan pengisian daya: Cross mendukung DC Charging 26 kW, sedangkan Classic tidak disebutkan memiliki fitur serupa.
BYD mengklaim konsumsi bahan bakar M6 DM mampu mencapai 65 km per liter. Dalam pengujian internal yang dilakukan, konsumsi BBM tercatat 3,9 liter per 100 km atau setara 25,6 km per liter. Klaim pabrikan menyebut mobil ini bisa menempuh jarak hingga 1.800 km saat baterai dan tangki bensin penuh.
Setiap tipe dalam varian Cross dan Classic memiliki kelengkapan fitur yang berbeda. Berikut rincian fitur unggulan di setiap tipe:
Semua varian dan tipe M6 DM menggunakan sistem hybrid Dual Mode (DM) yang sama, yaitu kombinasi motor listrik dan mesin bensin 1.500 cc. Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 72 kW dan torsi 125 Nm. Sistem ini menawarkan tiga mode berkendara: EV murni, HEV series, dan HEV paralel.
Dengan rentang harga tersebut, BYD M6 DM menempati posisi kompetitif di segmen low MPV hybrid. Konsumen yang mengutamakan efisiensi bahan bakar dan fitur keselamatan canggih bisa memilih varian Cross, sementara yang mencari harga lebih terjangkau dengan fitur esensial bisa mempertimbangkan varian Classic.