MANADO — Sekprov Tahlis Gallang menegaskan bahwa orientasi yang diikuti ribuan PPPK bukan sekadar formalitas administrasi sebelum bertugas. Dalam sambutan yang dibacakannya mewakili Gubernur, ia menyebut orientasi adalah fondasi pembentuk pola pikir, karakter, integritas, dan budaya kerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Proses Pembelajaran 25 Angkatan via Jarak Jauh
Orientasi ini berlangsung selama kurang lebih tiga bulan, sejak 28 April hingga 30 Juli 2026. Seluruh peserta mengikuti metode distance learning yang terbagi dalam 25 angkatan.
Materi mencakup pengenalan tugas dan fungsi ASN melalui sistem LMS SIBANGKOM LAN RI. Penguatan nilai dan etika ASN difasilitasi oleh Widyaiswara dari BPSDMD Sulut.
Pesan Sekprov: Kehadiran PPPK Harus Beri Manfaat Nyata
“Menjadi PPPK bukan sekadar memperoleh status sebagai aparatur pemerintah, tetapi merupakan amanah untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi etika, serta mengutamakan kepentingan masyarakat,” ujar Tahlis saat membacakan sambutan Gubernur.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjadikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK sebagai pedoman sehari-hari. Nilai itu meliputi berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.
“Nilai-nilai itu harus tercermin dalam sikap maupun kinerja sehingga kehadiran PPPK benar-benar memberikan manfaat bagi organisasi dan masyarakat,” tegasnya.
Tantangan Pelayanan Publik dan Pentingnya Kolaborasi
Menurut Sekprov Tahlis, tantangan pembangunan ke depan akan semakin kompleks. Perkembangan teknologi dan meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, berkualitas, dan profesional menjadi alasan setiap aparatur harus terus meningkatkan kompetensi.
Ia menekankan pentingnya keterbukaan terhadap inovasi dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan. Selain itu, kolaborasi dan sinergi antar sesama ASN maupun dengan pemangku kepentingan dinilai krusial.
“Keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan hanya dapat diwujudkan melalui komunikasi yang baik, semangat kebersamaan, dan kerja sama sebagai satu tim,” katanya.
Apresiasi untuk Semua Pihak
Gubernur Sulut melalui sambutan yang dibacakan Sekprov menyampaikan apresiasi tinggi kepada BPSDM Sulut, para widyaiswara, pengelola LMS, panitia, serta seluruh perangkat daerah yang berkolaborasi menyukseskan orientasi ini.
Menutup sambutannya, Tahlis mengajak seluruh PPPK Pemprov Sulut untuk mengabdikan kemampuan, tenaga, dan pikiran dengan penuh keikhlasan. Ia berharap mereka menjaga integritas dan memberikan pelayanan terbaik demi mendukung terwujudnya Sulawesi Utara yang Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan.