SULAWESI UTARA — Curacao mungkin hanya debutan, tapi Jerman tidak memberi mereka ruang untuk bernapas. Enam pemain berbeda mencatatkan nama di papan skor, dengan Kai Havertz menjadi bintang lewat dua gol. Felix Nmecha, Nico Schlotterbeck, Jamal Musiala, Nathaniel Brown, dan Deniz Undav melengkapi pesta gol di Dallas.
Sempat tertinggal cepat lewat gol Havertz, Curacao membalas melalui Livano Comenencia di babak pertama. Itu adalah gol pertama mereka sepanjang sejarah tampil di putaran final Piala Dunia. Momen itu sempat membuat skor imbang 1-1, sebelum Jerman mengamuk di sisa laga.
Pandit BBC Sport, Chris Sutton, menyoroti momen tersebut. "Kita bisa melihat para penggemar Curacao di sisi kanan kita, bertepuk tangan untuk tim mereka, bangga dengan negara mereka," ujarnya.
Mantan gelandang Timnas Spanyol, Juan Mata, memuji penampilan Jerman sebagai aksi kelas dunia. Ia menilai efektivitas serangan menjadi pembeda utama dalam laga ini. Para pemain Jerman dinilainya mampu memanfaatkan ruang dengan sangat baik dan menunjukkan pemahaman taktik yang matang.
"Mereka adalah pemain kelas dunia, jadi sebagian besar gol, jika bukan semua gol, tercipta melalui penyelesaian yang hebat, pergerakan di belakang pertahanan lawan, dan umpan yang sangat akurat," kata Mata kepada ITV. "Ini adalah contoh dari apa yang bisa dilakukan Jerman dan awal yang sempurna bagi mereka di Piala Dunia ini."
Kemenangan ini menjadi pernyataan pertama Julian Nagelsmann di turnamen empat tahunan. Tim asuhannya tampil dominan tidak hanya dalam penguasaan bola, tetapi juga dalam penyelesaian akhir. Enam pemain berbeda yang mencetak gol menunjukkan kedalaman skuad yang luar biasa.
Dengan selisih gol +6, Jerman langsung memimpin klasemen Grup E. Laga berikutnya akan menjadi ujian sesungguhnya, tetapi pesan sudah terkirim: Die Mannschaft datang ke Amerika Serikat untuk bersaing menjadi juara.