SULAWESI UTARA — Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan, menyatakan pembangunan flyover bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan wujud tanggung jawab sosial perusahaan. “Melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ini, kami menegaskan komitmen untuk melaksanakan pembangunan dengan tata kelola yang transparan dan akuntabel,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (7/7).
Untuk flyover JPL 99 Simpang Belimbing, desain konstruksi telah disempurnakan. Kini, panjang bentang mencapai sekitar 654 meter dengan lebar total 12,5 meter. Material yang digunakan diklaim lebih andal agar mampu memenuhi kebutuhan lalu lintas dalam jangka panjang dan meningkatkan aspek keselamatan pengguna jalan.
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin. Menurutnya, proyek ini merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menghadirkan infrastruktur yang berdampak langsung. “Saya berharap seluruh pihak terus menjaga komitmen dan koordinasi agar proyek ini dapat diselesaikan sesuai rencana sehingga manfaatnya segera dirasakan,” jelas Herman Deru.
Pembangunan flyover di JPL 111 Ujan Mas juga akan dikerjakan dengan mekanisme dan tata kelola yang sama. PTBA berkomitmen mendukung penyelesaiannya melalui semangat kolaborasi yang terus dibangun bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.
Kawasan Simpang Belimbing dan Ujan Mas selama ini menjadi titik rawan kecelakaan. Perlintasan sebidang kereta api angkutan batu bara yang padat kerap memicu kemacetan dan membahayakan pengendara. Dengan adanya flyover, masyarakat tak perlu lagi menunggu lama saat kereta melintas, sekaligus mengurangi potensi tabrakan.
Bambang menambahkan, keberhasilan proyek ini tidak hanya bergantung pada pendanaan dan aspek teknis, tetapi juga dukungan koordinasi yang erat. “Kami mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga sinergi agar pelaksanaan pembangunan berjalan lancar,” katanya.
Kehadiran dua flyover ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan keselamatan di kawasan perlintasan sebidang. Selain itu, proyek ini juga mendukung konektivitas wilayah dan aktivitas ekonomi masyarakat Muara Enim serta Sumatera Selatan secara umum. PTBA, sebagai perusahaan energi kelas dunia, terus mengedepankan kolaborasi dalam menghadirkan pembangunan berkelanjutan yang tidak hanya mendukung operasional perusahaan, tetapi juga memberikan ruang yang aman bagi masyarakat dalam beraktivitas.