SULAWESI UTARA — Setiap orang tua tentu ingin buah hatinya tumbuh optimal. Namun, banyak yang baru sadar memeriksakan tumbuh kembang anak ketika sudah muncul keluhan. Padahal, pendampingan kesehatan idealnya dimulai jauh sebelum bayi lahir, bahkan sejak masa kehamilan.
dr. Jessica Sugiharto, Spesialis Anak dari Siloam Hospitals TB Simatupang, mengingatkan bahwa anak adalah investasi masa depan. Menurutnya, pendampingan berkelanjutan sejak dalam kandungan hingga masa pertumbuhan memberi kesempatan terbaik bagi anak untuk berkembang maksimal.
Prinsipnya sederhana: semakin cepat masalah ditemukan, semakin mudah penanganannya. Dokter Jessica menjelaskan, gangguan nutrisi, infeksi, atau keterlambatan perkembangan yang terdeteksi awal jauh lebih mudah ditangani dibandingkan kondisi yang sudah berat.
Di sinilah peran aktif orang tua dibutuhkan. Kolaborasi antara keluarga dan dokter menjadi fondasi penting. Anda tidak bisa hanya mengandalkan tenaga kesehatan; pemantauan mandiri di rumah sangat menentukan keberhasilan intervensi dini.
Setelah bayi lahir, pemeriksaan menyeluruh adalah langkah wajib. Ini bukan hanya mengukur berat atau panjang badan, tetapi juga mencakup skrining bayi baru lahir sesuai pedoman medis.
Beberapa pemeriksaan penting yang perlu Anda ketahui meliputi:
Selain itu, tenaga kesehatan juga akan mendampingi ibu agar pemberian ASI eksklusif berjalan lancar. Sebelum pulang, keluarga mendapat edukasi lengkap tentang cara merawat bayi di rumah.
Setiap kehamilan punya kebutuhan berbeda. Pada ibu dengan kondisi seperti hipertensi, persiapan menjelang persalinan harus lebih matang. Tim medis perlu menyiapkan penanganan khusus agar bayi mendapatkan perawatan terbaik sejak detik pertama kelahiran.
"Persiapan saat kelahiran pada kehamilan risiko tinggi tentu berbeda dibandingkan persalinan dengan risiko rendah," tegas dr. Jessica. Kolaborasi lintas disiplin sejak masa kehamilan menjadi kunci agar proses ini berjalan aman untuk ibu dan bayi.
Pemantauan tidak berhenti setelah bayi pulang ke rumah. Rutinitas ini harus dilakukan secara berkala dan berkelanjutan.
Fokus utama pemantauan meliputi:
Jangan menunggu sampai masalah terlihat parah. Jika Anda mencurigai adanya keterlambatan pada salah satu aspek perkembangan di atas, segera konsultasikan ke dokter spesialis anak. Semakin dini ditangani, semakin besar peluang anak untuk mengejar ketertinggalannya.
Ingat, setiap anak memiliki ritme perkembangan yang unik. Namun, jangan ragu untuk mencari pendapat medis jika merasa ada yang tidak beres. Lebih baik memastikan dan ternyata baik-baik saja, daripada menyesal karena terlambat bertindak.