SULAWESI UTARA — Memilih tas untuk perjalanan bukan sekadar soal kapasitas atau penampilan. Material, ketahanan, pembagian ruang, hingga fitur keamanan menentukan apakah tas itu benar-benar awet dipakai di berbagai kondisi perjalanan.
Hedgren, lifestyle brand asal Belgia, memperluas lini travel-nya melalui koleksi Autumn/Winter 2026. Sebelumnya, brand ini lebih banyak menggarap kategori daily bags dan business bags. Pendekatannya tetap sama: desain minimalis dipadukan fungsi yang menunjang mobilitas.
Material Tahan Cuaca Jadi Prioritas Pertama
Hal pertama yang perlu dicek adalah material. Pilih bahan yang tahan terhadap cuaca, baik paparan air maupun panas saat dipakai di luar ruangan.
Material yang tahan kondisi cuaca memberi keleluasaan bagi pemakainya untuk membawa barang di berbagai situasi. Fitur ini relevan bagi wisatawan yang berpindah tempat dan tak selalu bisa memprediksi kondisi lingkungan sepanjang perjalanan.
Brand Manager Hedgren, Herlianne Silomba, menilai frekuensi pemakaian ikut menentukan daya tahan tas. Produk yang terlalu lama disimpan di ruangan tetap bisa mengalami perubahan pada material tertentu akibat paparan suhu.
"Kalau misalnya sudah investasi di tas travel, kalau bisa dipakai terus-menerus. Biasanya travel itu mengusung fitur-fitur yang lumayan, jadi harus sering dipakai," kata Herlianne di Jakarta, Rabu, 9 September 2026.
Kompartemen Terpisah dan Laptop Sleeve
Pembagian ruang yang jelas membantu pengguna menata barang sesuai kebutuhan, tanpa harus menumpuk semuanya di satu ruang utama. Sejumlah tas menyediakan kompartemen khusus untuk laptop, kabel, kunci, dan barang berukuran kecil.
Herlianne menyarankan pengguna memperhatikan keberadaan laptop sleeve yang terpisah dari kompartemen utama. Fitur itu memudahkan pengguna mengeluarkan laptop saat pemeriksaan keamanan di bandara tanpa membuka seluruh isi tas.
Pertimbangan tersebut menyangkut kenyamanan sekaligus privasi barang bawaan. Pengguna bisa mengambil perangkat yang diperlukan tanpa memperlihatkan barang lain yang tersimpan di dalam tas.
Bagi wisatawan yang tetap membawa laptop untuk bekerja, pemisahan ruang itu membuat aktivitas perjalanan dan pekerjaan lebih praktis. Tas traveling juga sebaiknya punya ruang untuk memisahkan pakaian basah atau kotor.
Wet Cover dan Pemisahan Barang Anak-Orangtua
Herlianne menyebut wet cover sebagai salah satu fitur yang berguna, terutama saat wisatawan harus menyimpan pakaian yang belum sempat dicuci sebelum kembali ke rumah.
Pengguna yang bepergian bersama keluarga bisa mempertimbangkan pembagian ruang berdasarkan kebutuhan anggota keluarga. Herlianne menyarankan barang milik orangtua dan anak dipisahkan agar tas lebih mudah diatur dan tidak perlu terlalu sering dibuka.
Slot Tersembunyi untuk Pelacak
Fitur keamanan juga menjadi bagian penting dalam memilih tas untuk perjalanan. Tas Hedgren, misalnya, menempatkan slot tersembunyi untuk AirTag pada sejumlah lini tas bisnis.
Penempatan tersebut memungkinkan pengguna melacak tas tanpa harus meletakkan perangkat pelacak di bagian yang mudah terlihat atau terlepas dari tempatnya.
Kolaborasi dengan Seniman Indonesia
Hedgren membawa tiga fondasi dalam pengembangan produknya: desain minimalis dari Belgia, durability, dan smart functionality. Ketiganya menjadi dasar dalam menghadirkan produk yang dapat mengikuti kebutuhan pengguna dalam aktivitas sehari-hari maupun perjalanan.
Menambah keberagaman opsi, kolaborasi dengan seniman Indonesia, Varsam Kurnia, membawa pendekatan berbeda dalam melihat produk perjalanan. Karya The Wayfarer diaplikasikan pada sejumlah travel essentials: luggage tag dan notebook cover.
Varsam mengatakan karakter dalam karyanya merepresentasikan sosok yang terus mencari arah dan membuka kemungkinan baru. Elemen seperti kompas, teleskop, matahari, dan bulan memperkuat gagasan bahwa perjalanan bukan sekadar tentang mencapai tujuan, tetapi juga tentang menjelajahi pengalaman dan menemukan perspektif baru.