BOLMONG UTARA — Inovasi pertanian melalui sistem Tanam Tabur Benih Langsung (Tabela) mulai menunjukkan hasil nyata di Bolaang Mongondow Utara. Bupati Dr. Sirajudin Lasena meninjau langsung panen raya padi varietas IPB 15S di Desa Gihang, Kecamatan Kaidipang, Kamis (06/08/2026).
Varietas IPB 15S menjadi perhatian karena potensi produktivitasnya yang tinggi, mencapai 11 hingga 12 ton per hektare. Angka ini jauh di atas rata-rata produktivitas padi nasional, sehingga berpeluang besar meningkatkan kesejahteraan petani setempat.
Selain produktivitasnya yang tinggi, padi IPB 15S memiliki keunggulan lain yang tak kalah penting. Varietas ini mengandung zat besi (Fe) dan zinc (Zn) yang tinggi, hasil dari proses biofortifikasi yang baik untuk pemenuhan gizi masyarakat.
Dari sisi budidaya, varietas ini menawarkan efisiensi yang signifikan. Penggunaan air lebih hemat dan biaya pupuk dapat ditekan hingga 30 persen, meringankan beban modal petani. Kualitas rasa nasinya pun disebut lebih enak dan nikmat.
Panen raya di Desa Gihang ini menggunakan inovasi sistem Tabela atau tabur benih langsung. Metode ini dinilai lebih efisien dalam penggunaan benih, menghemat tenaga kerja, dan mempercepat waktu tanam dibandingkan sistem konvensional.
Proses pemanenan juga dilakukan secara modern menggunakan alat Combine Harvester. Penggunaan alat berat ini memangkas waktu panen secara drastis dan mengurangi kehilangan hasil, sekaligus menjawab tantangan keterbatasan tenaga kerja di sektor pertanian.
Dalam sambutannya, Bupati Sirajudin Lasena mengapresiasi capaian petani di Desa Gihang yang dinilai berhasil menerapkan teknologi pertanian baru. Keberhasilan ini diharapkan menjadi percontohan untuk diterapkan di setiap lokasi persawahan di seluruh desa di Bolmong Utara.
Kepala daerah itu mendorong Dinas Pertanian untuk terus melakukan pendampingan dan penyuluhan secara berkelanjutan. Penyediaan sarana dan prasarana juga diminta ditingkatkan agar inovasi pertanian ini dapat diterapkan lebih luas di seluruh kecamatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Pertanian, Plt. Sekretaris Dinas Pertanian, Kabag Prokopim, Sangadi Gihang, serta Tim Penyuluh Pertanian.