Ansor Sulut Gandeng 7 PTS di Bolaang Mongondow Raya, Buka Jalan Kader Masuk Kampus Lewat Ansor University

Penulis: Zainul Arifin  •  Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:32:02 WIB
PW GP Ansor Sulut dan tujuh PTS di Bolaang Mongondow Raya menandatangani kerja sama program Ansor University untuk membuka akses pendidikan tinggi bagi kader dan Banser.

KOTAMOBAGU — PW GP Ansor Sulut memastikan program Ansor University tidak hanya menjadi wacana organisasi, tetapi mulai diimplementasikan melalui kerja sama konkret dengan dunia akademik. Tujuh PTS yang tergabung dalam Forum Komunikasi Perguruan Tinggi (FKPT) BMR sepakat bersinergi untuk membuka akses seluas-luasnya bagi kader Ansor dan Banser untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Dialog kebangsaan bertema "Refleksi 81 Tahun Kemerdekaan RI, Semangat Membangun Pendidikan, Menuju Sulut Juara Indonesia Maju" itu menjadi titik awal komitmen bersama. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus PW GP Ansor Sulut, pimpinan dan dosen perguruan tinggi, mahasiswa, serta unsur Pemerintah Kota Kotamobagu.

Kader dan Banser Kini Punya Jalur Resmi ke Kampus

Ketua PW GP Ansor Sulut menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis organisasi dalam meningkatkan kapasitas kader. Program ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan regenerasi kepemimpinan yang tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga mumpuni secara intelektual.

"Dengan program ini, Insyaallah saatnya Banser dan kader Ansor masuk kampus. Kita ingin meningkatkan kualitas SDM sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan bangsa," ujarnya dalam sambutannya.

Ansor University sendiri merupakan program unggulan Pengurus Pusat GP Ansor di bawah kepemimpinan Ketua Umum Addin Jauharudin. Lembaga ini dirancang bukan sekadar ruang pendidikan kader, melainkan juga menjadi laboratorium pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Menagih Tindak Lanjut: Dari MoU ke Program Robotik Atasi Sampah

Ketua FKPT BMR yang juga Rektor STMIK Multicom Kotamobagu, Supit Mamuaya, menyambut baik kolaborasi ini. Ia menilai kerja sama tersebut menjadi pintu masuk bagi perguruan tinggi untuk berkontribusi lebih besar terhadap persoalan nyata di masyarakat.

Supit mengungkapkan, STMIK Multicom saat ini tengah mengembangkan teknologi robotik yang diarahkan untuk membantu penanganan persoalan sampah di Kotamobagu. "STMIK Multicom juga memiliki program pengembangan robotik untuk penanganan sampah yang bisa menjadi salah satu solusi terhadap persoalan sampah di Kotamobagu. Ke depan ini bisa kita seriusi untuk ditindaklanjuti," katanya.

Ia berharap kerja sama yang dibangun tidak berhenti pada seremoni penandatanganan MoU. Menurutnya, program konkret yang menyentuh kebutuhan masyarakat adalah ukuran keberhasilan sinergi ini.

Pemkot Kotamobagu: Membangun Pendidikan Berarti Membangun Masa Depan

Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan dukungan penuh terhadap langkah Ansor dan perguruan tinggi. Asisten I Pemkot Kotamobagu, Sahaya Mokoginta, saat membacakan pesan Wali Kota Weny Gaib, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan dialog kebangsaan tersebut.

"Membangun pendidikan berarti membangun manusia. Membangun manusia berarti membangun masa depan. Dan membangun masa depan berarti mempersiapkan daerah dan bangsa agar mampu menghadapi perubahan zaman," demikian pesan Wali Kota yang dibacakan dalam acara tersebut.

Pemkot menilai sinergi antara organisasi kepemudaan dan perguruan tinggi merupakan elemen penting untuk memperkuat pembangunan SDM sekaligus menjawab berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Pendidikan, Inovasi, dan Pengabdian Jadi Gerakan Bersama

Melalui Ansor University, PW GP Ansor Sulut berkomitmen menjadikan kampus sebagai ruang kolaborasi untuk kaderisasi dan peningkatan kapasitas. Sinergi antara GP Ansor, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah diharapkan mampu melahirkan SDM Sulawesi Utara yang unggul, berkarakter, adaptif, dan mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan di daerah.

Momentum refleksi 81 tahun kemerdekaan Indonesia ini menjadi pengingat bahwa mengisi kemerdekaan dapat dilakukan melalui karya, ilmu pengetahuan, dan inovasi. Kolaborasi ini diharapkan menjadi gerakan bersama dalam mempersiapkan generasi muda menuju Indonesia maju.

Reporter: Zainul Arifin
Sumber: detikmanado.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top