SULAWESI UTARA — Penurunan ini dipicu oleh koreksi harga jual Crude Palm Oil (CPO) dan inti sawit (kernel) di pasar. Berdasarkan rapat Tim Penetapan Harga TBS Dinas Perkebunan Provinsi Riau yang digelar Rabu (19/8/2026), harga CPO yang menjadi acuan turun Rp76,78 per kilogram. Jauh lebih dalam, harga kernel juga anjlok Rp1.298,20 per kilogram.
Dalam perhitungan periode ini, tim menggunakan indeks K sebesar 93,34 persen dengan faktor BOTL 0,77 persen. Harga cangkang ditetapkan Rp24,76 per kilogram. Sebagai dasar perhitungan, harga CPO berada di level Rp15.658,99 per kilogram, sementara harga kernel ditetapkan Rp13.145,12 per kilogram.
"Apabila tidak terdapat transaksi penjualan, harga CPO dan kernel yang digunakan mengacu pada harga rata-rata tim. Apabila masuk validasi kedua, maka digunakan harga rata-rata KPBN," jelasnya.
Sebagai pembanding, rata-rata harga CPO KPBN pada periode ini tercatat Rp15.689,50 per kilogram. Sementara rata-rata harga kernel KPBN berada di angka Rp13.075 per kilogram.
Dengan penetapan terbaru ini, harga TBS sawit Riau kembali mengalami koreksi pada pekan ketiga Agustus. Pekebun diharapkan mencermati fluktuasi harga CPO dan kernel yang masih menjadi penentu utama pendapatan mereka di tingkat kebun.