SULAWESI UTARA — Skuad Garuda Muda mengawali perjalanan di Grup H dengan menghadapi Malaysia di New Laos National Stadium, Vientiane, Senin (31/8). Pertandingan ini bukan sekadar laga pembuka — hasilnya berbanding lurus dengan peluang lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2027 di China.
Regulasi kualifikasi hanya mengamankan kursi otomatis bagi juara grup. Tujuh dari delapan runner-up terbaik masih mendapat tiket tambahan, sementara peringkat ketiga dan keempat harus puas menonton turnamen dari rumah.
Tekanan besar ada di pundak Indonesia. Dengan Australia yang juga menghuni Grup H, persaingan memperebutkan status juara grup diprediksi berlangsung ketat.
Artinya, kehilangan poin di laga pertama membuat posisi Indonesia semakin sulit sebelum menghadapi Laos dan Australia. Kemenangan atas Malaysia akan mengamankan modal berharga sekaligus menekan lawan di dua laga tersisa.
Bek I Putu Panji Apriawan memastikan kondisi tim dalam keadaan prima setelah menjalani pemusatan latihan panjang.
"Persiapan kami selama kurang lebih hampir satu bulan, dari persiapan di Solo, Thailand, ada beberapa uji coba, dan sampai di Laos ini," kata Putu dikutip dari laman kitagaruda. "Situasi tim saat ini kondisinya sangat siap. Di pertandingan pertama, kita akan memberikan hasil yang terbaik dan semoga bisa menang lawan Malaysia."
Pemain Bali United itu menyadari kekuatan lawan tidak bisa diremehkan. Namun, ambisi tampil di pentas Asia telah membara di dada seluruh pemain.
"Target kita pasti lolos untuk bisa bermain di Piala Asia putaran final 2027. Tim-tim lawan sangat berat, tentunya. Apalagi di grup ini ada Australia, ada Malaysia, ada Laos yang cukup berat bagi kami," ujar Putu. "Tapi kita akan siapkan satu per satu, dari pertandingan ke pertandingan."
Setelah menghadapi Malaysia, Indonesia akan berjumpa Laos pada Kamis (3/9) sebelum menutup fase grup dengan laga berat melawan Australia pada Minggu (6/9).
Tiga hari jeda antarlaga menjadi waktu pemulihan yang harus dimanfaatkan pelatih dan tim medis dengan maksimal. Rotasi pemain diprediksi akan terjadi, terutama jika laga kontra Malaysia berjalan dengan intensitas tinggi.