Bupati Sangihe Michael Thungari Jadi Satu-satunya Kepala Daerah Indonesia di Forum PBB CBD COP17 Armenia, Bawa Isu Perikanan Pesisir

Penulis: Vikri Alfandi  •  Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:46:01 WIB
Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari menjadi satu-satunya kepala daerah Indonesia yang berbicara di forum CBD COP17 di Yerevan, Armenia.

SANGIHE — Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari membahas pengelolaan perikanan pesisir berbasis masyarakat dan perlindungan keanekaragaman hayati laut dalam forum CBD COP17 di Yerevan, Armenia. Keikutsertaannya sepenuhnya difasilitasi dan dibiayai NGO internasional Rare. Dukungan itu diberikan atas kiprahnya sebagai Coastal 500 Champion Indonesia.

Posisi Sangihe di wilayah perbatasan utara Indonesia tidak menghalangi kabupaten kepulauan itu tampil di forum lingkungan PBB. Thungari disebut sebagai satu-satunya kepala daerah dari Indonesia yang diundang menjadi pembicara.

Rare Biayai Kehadiran Bupati Sangihe di Yerevan

Rare menanggung seluruh biaya kehadiran Thungari di CBD COP17. Dukungan itu bentuk pengakuan atas komitmen kepemimpinan dalam mendorong pengelolaan sumber daya laut berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat pesisir.

Dalam forum tersebut, Thungari membawa pengalaman dan aspirasi warga Sangihe untuk diperkenalkan kepada dunia. Bukan sekadar menghadiri konferensi internasional, kehadirannya menjadi jalan membuka peluang kemitraan dengan NGO, lembaga donor, dan organisasi internasional lain.

105 Pemimpin Lokal Sangihe Gabung Jejaring Global Coastal 500

Capaian Sangihe turut memperkuat pengakuan itu. Pada Maret 2026, kabupaten tersebut berhasil menggerakkan 105 pemimpin pemerintahan lokal bergabung dalam jejaring global Coastal 500.

Kontribusi itu melampaui target 500 pemimpin lokal dunia yang berkomitmen menjaga kelestarian laut. Jejaring tersebut menghimpun pemerintah lokal dari berbagai negara yang menempatkan konservasi pesisir sebagai prioritas.

Peluang Pembiayaan untuk Konservasi dan Ekonomi Pesisir

Kehadiran Thungari di Armenia diarahkan pada dukungan program, pendampingan teknis, serta peluang pembiayaan di bidang kelautan dan konservasi keanekaragaman hayati. Pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir masuk dalam cakupan yang diperjuangkan.

"Menjaga laut berarti menjaga sumber kehidupan, jati diri, dan masa depan masyarakat Sangihe sebagai daerah kepulauan," ujar Thungari.

Dari wilayah perbatasan utara Indonesia, Sangihe membuka jalan bagi hadirnya peluang dan dukungan internasional. Harapannya, manfaatnya nyata bagi kesejahteraan masyarakat kepulauan.

Reporter: Vikri Alfandi
Sumber: detikmanado.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top