MANADO — Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI menggelar lomba kreasi baris berbaris (LKBB) dan pengibaran bendera tingkat Provinsi Sulawesi Utara di Manado, Sabtu. Ketua MPR RI Ahmad Muzani hadir langsung untuk memastikan penguatan nilai kebangsaan dan pemahaman konstitusi bagi generasi muda di daerah tersebut.
Menanamkan Kedisiplinan Melalui Aktivitas Fisik
Ahmad Muzani menegaskan bahwa kompetisi baris-berbaris bukan sekadar aktivitas fisik rutin. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter disiplin, ketertiban, dan kepatuhan terhadap aturan bagi para siswa.
"Lomba ini harus menanamkan dan memperkuat kedisiplinan, ketertiban, dan ketaatan pada aturan sebagai fondasi utama pembentukan karakter generasi muda Indonesia," ucap Muzani melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.
Ia menambahkan bahwa pengibaran sang saka Merah Putih memerlukan mental yang kuat, keterampilan mumpuni, serta keberanian. Melalui LKBB, MPR berupaya memasyarakatkan kecintaan terhadap simbol-simbol negara dan mempererat persatuan bangsa sejak dini.
Persiapan Pemimpin Menuju Indonesia Emas 2045
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian agenda MPR RI dalam memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Muzani memandang para peserta yang merupakan pelajar SMA saat ini sebagai calon pemimpin masa depan saat Indonesia mencapai usia satu abad.
"Pada saat Indonesia berumur 100 tahun di 2045, kalian semua yang hari ini ada di depan kami adalah orang-orang yang akan memimpin Indonesia ke depan," katanya di hadapan para peserta lomba.
Lomba ini diharapkan menjadi wadah pengembangan kreativitas yang dipadukan dengan nilai bela negara. Selain itu, aktivitas tersebut mendukung implementasi Empat Pilar MPR, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Pemenang Tingkat Provinsi Melaju ke Final Nasional
Lomba serupa saat ini tengah digelar di berbagai wilayah di Indonesia. Para pemenang di tingkat provinsi nantinya akan dikirim untuk bertanding pada tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 di Jakarta.
Hasil akhir dari kompetisi tersebut akan diumumkan bertepatan dengan momen peringatan 17 Agustus mendatang. Melalui cara ini, Indonesia diharapkan dipimpin oleh generasi yang mencintai persatuan, kebersamaan, dan menjunjung tinggi nilai gotong royong.