SULAWESI UTARA — Kekalahan ini tidak mengubah posisi Barcelona yang sudah memastikan gelar juara. Namun, hasil tersebut mengakhiri peluang mereka menyamai rekor 100 poin milik Real Madrid musim 2011-12. Alavés, yang masih berjuang melawan degradasi, justru menuai tiga poin krusial.
Babak Pertama: Dominasi Penguasaan Bola Tanpa Ancaman Nyata
Barcelona menurunkan banyak pemain pelapis dan rotasi besar. Mereka mendominasi penguasaan bola sejak menit awal, tapi kesulitan menembus pertahanan rapat tuan rumah. Marcus Rashford punya beberapa peluang di awal laga, namun tak ada yang berbuah gol.
Alavés bermain dengan intensitas tinggi dan mengandalkan bola-bola mati. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-45. Ibrahim Diabate mencetak gol dari kemelut di kotak penalti setelah sepak pojok. Alavés unggul 1-0 saat jeda.
Babak Kedua: Barcelona Mandul, Alavés Bertahan Mati-matian
Memasuki babak kedua, pola permainan tidak berubah. Barcelona terus memegang bola tapi minim kreativitas. Alavés bertahan rapat dan disiplin, sesekali melakukan pelanggaran taktis untuk memecah ritme. Pertandingan diwarnai banyak pelanggaran dan beberapa kartu kuning.
Hansi Flick memanfaatkan laga ini untuk memberikan menit bermain kepada pemain muda. Bek berusia 21 tahun, Álvaro Cortés, menjadi salah satu titik terang dengan penampilannya yang tenang di lini belakang. Namun, lini depan Barcelona gagal menemukan celah untuk menyamakan kedudukan.
Dampak Hasil Ini: Alavés Semakin Hidup, Rekor Barcelona Pupus
Kemenangan ini menjadi suntikan moral besar bagi Alavés dalam upaya mereka menjauh dari zona merah. Tiga poin di kandang sendiri bisa menjadi pembeda di akhir musim. Bagi Barcelona, fokus kini beralih ke dua laga sisa musim tanpa beban mengejar rekor poin.
Kegagalan mencapai 100 poin tidak mengurangi pencapaian Barcelona sebagai juara La Liga musim ini. Namun, hasil ini menunjukkan bahwa kedalaman skuad masih perlu diuji saat menghadapi tim yang bermain dengan motivasi tinggi dan organisasi pertahanan yang solid.
Susunan Pemain:
- Alavés: [tidak disebutkan di bahan]
- Barcelona: [tidak disebutkan di bahan, banyak pemain pelapis]