Pencarian

Fadli Zon Resmikan Museum Sulut, Yulius Selvanus Sulap Bangunan Terbengkalai Jadi Museum Modern Nasional

Sabtu, 23 Mei 2026 • 11:40:30 WIB
Fadli Zon Resmikan Museum Sulut, Yulius Selvanus Sulap Bangunan Terbengkalai Jadi Museum Modern Nasional
Menteri Kebudayaan Fadli Zon meresmikan Museum Sulawesi Utara di Manado.

MANADO — Peresmian Museum Sulawesi Utara oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon menjadi babak baru bagi pelestarian sejarah di Bumi Nyiur Melambai. Bangunan yang sebelumnya mangkrak dan tak terawat itu kini disulap menjadi museum modern berstandar nasional.

Wali Kota Manado Yulius Selvanus menjadi tokoh di balik transformasi tersebut. Ia menginisiasi renovasi total gedung tua itu sejak awal masa jabatannya, mengubahnya dari bangunan terbengkalai menjadi ikon edukasi baru di pusat kota.

Mengapa Bangunan Ini Penting bagi Warga Manado?

Museum seluas 1.400 meter persegi ini menyimpan koleksi benda bersejarah dari masa prakolonial hingga era reformasi. Warga kini bisa mengakses langsung peninggalan kerajaan-kerajaan di Sulawesi Utara, foto dokumentasi zaman kolonial Belanda, hingga senjata tradisional Minahasa.

"Kami ingin museum ini bukan sekadar tempat menyimpan barang antik, tapi pusat belajar yang hidup," ujar Yulius Selvanus saat ditemui usai peresmian.

Apa Saja Koleksi yang Bisa Dilihat?

Museum ini memiliki enam ruang pamer yang dibagi berdasarkan periode sejarah. Di antaranya ruang prasejarah dengan fosil dan artefak dari gua-gua di Minahasa, ruang kolonial yang menampilkan dokumen dan foto zaman Belanda, serta ruang perjuangan yang menyimpan senjata dan seragam pahlawan lokal.

Fadli Zon mengapresiasi langkah Pemkot Manado yang berhasil mengangkat kembali nilai sejarah daerah. "Ini contoh bagus bagaimana pemerintah daerah bisa merawat warisan budaya dengan serius," katanya dalam sambutan.

Kapan Museum Buka untuk Umum?

Museum Sulawesi Utara sudah bisa dikunjungi masyarakat umum mulai pekan ini. Pemerintah kota menetapkan tiket masuk sebesar Rp 5.000 untuk pelajar dan Rp 10.000 untuk umum. Jam operasional setiap Selasa hingga Minggu pukul 08.00–16.00 WITA.

Yulius menambahkan bahwa pihaknya akan menghadirkan pemandu wisata yang terlatih untuk mendampingi pengunjung. "Anak-anak sekolah bisa belajar langsung dari koleksi yang ada, bukan cuma dari buku teks," ucapnya.

Apa Rencana Selanjutnya untuk Museum Ini?

Pemkot Manado berencana menambah koleksi digital dan ruang audiovisual dalam waktu dekat. Selain itu, museum akan menjadi tuan rumah pameran temporer budaya dari daerah lain di Indonesia Timur.

Dengan hadirnya museum ini, warga Sulawesi Utara kini memiliki ruang publik yang tidak hanya menghibur, tapi juga mendidik. Bangunan yang dulu terbengkalai itu kini menjadi salah satu destinasi wisata budaya baru di Manado.

Berapa Biaya Renovasi Museum Sulut?

Anggaran renovasi museum bersumber dari APBD Kota Manado dan dukungan Kementerian Kebudayaan. Yulius Selvanus menyebut total biaya mencapai Rp 48 miliar untuk mengubah bangunan tua menjadi museum modern.

Siapa yang Paling Diuntungkan dengan Kehadiran Museum Ini?

Pelajar dan mahasiswa menjadi kelompok yang paling diuntungkan. Mereka bisa mengakses koleksi sejarah secara gratis setiap hari Rabu. Guru-guru sejarah di Manado juga sudah mulai menjadwalkan kunjungan rutin ke museum.

Apakah Museum Ini Bisa Bersaing dengan Museum Nasional?

Meski belum seluas Museum Nasional di Jakarta, Museum Sulut memiliki keunggulan pada koleksi lokal yang autentik. Beberapa benda peninggalan kerajaan Bolaang Mongondow dan Minahasa hanya bisa ditemukan di sini.

Bagikan
Sumber: sastalpos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks