MANADO — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memastikan seluruh persiapan jelang peresmian Museum Negeri Sulut oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon sudah rampung. Kehadiran menteri langsung di lokasi menjadi bukti bahwa pusat memberikan perhatian serius pada pengembangan sektor kebudayaan daerah.
Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara, Tahlis Gallang, menegaskan hal itu saat memimpin rapat koordinasi persiapan. Ia meminta semua perangkat daerah dan pihak terkait untuk memaksimalkan kesiapan menyambut kedatangan menteri.
Museum di Jalan W.R. Supratman Kini Jadi Andalan Baru Wisata Sejarah
Museum Negeri yang berlokasi di kawasan Jalan W.R. Supratman itu diharapkan tidak sekadar menjadi bangunan penyimpan barang antik. Pemerintah daerah menargetkan museum ini bisa kembali berfungsi sebagai pusat edukasi, penelitian, dan destinasi wisata sejarah bagi masyarakat umum.
“Dipastikan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon akan langsung meresmikan Museum Negeri Sulawesi Utara,” ujar Tahlis dalam rapat tersebut.
Ia menambahkan, museum memiliki peran strategis sebagai ruang edukasi budaya dan penyimpanan berbagai koleksi sejarah daerah. Semua itu harus terus dijaga serta dikenalkan secara masif kepada generasi muda.
Fasilitas Museum Dibenahi Agar Lebih Representatif
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga terus melakukan pembenahan fasilitas museum. Perbaikan dilakukan agar bangunan lebih representatif dan mampu menarik minat pengunjung, baik wisatawan lokal maupun dari luar daerah.
Langkah ini dinilai penting mengingat museum sempat vakum dan kurang terurus dalam beberapa tahun terakhir. Kini, dengan peresmian oleh menteri, diharapkan museum bisa kembali menjadi kebanggaan warga Sulawesi Utara.
Peresmian pada Jumat pekan depan itu sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem kebudayaan di Manado. Selain sebagai tempat belajar sejarah, museum ini juga diharapkan bisa menjadi ruang publik yang hidup bagi komunitas seni dan budaya setempat.