BOLAANG MONGONDOW UTARA — Proses pembangunan rumah untuk Rahim Abubakar terbilang cepat. Dari peletakan batu pertama pada Senin (27/4/2026) hingga peresmian, pengerjaan hanya memakan waktu 27 hari.
Rumah yang sebelumnya masuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) itu kini resmi menjadi Rumah Layak Huni (RLH). Peresmian ditandai dengan gunting pita dan penyerahan kunci langsung oleh Bupati Sirajudin Lasena kepada keluarga penerima manfaat di Desa Ollot Satu.
Program Prioritas di Tengah Efisiensi Anggaran
Bupati Sirajudin menyebut penyediaan rumah inklusif ini merupakan salah satu dari 17 program prioritas dalam kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Adit. Meskipun pemerintah daerah tengah melakukan efisiensi bersama DPRD, program yang langsung menyentuh masyarakat tetap diutamakan.
"Selamat kepada penerima manfaat. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya," ujar Bupati dalam sambutannya, Sabtu (23/5/2026).
Kado HUT ke-19 untuk Warga
Peresmian rumah Rahim menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam momen Hari Ulang Tahun ke-19 Bolaang Mongondow Utara. Bupati berharap program penanggulangan kemiskinan daerah tahun 2026 ini terus berjalan dan menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan.
Rahim dan istrinya tampak bahagia menerima kunci rumah baru mereka. Rumah tersebut menjadi bukti nyata bahwa program pemerintah daerah bisa berjalan cepat dan tepat sasaran meskipun di tengah keterbatasan anggaran.