BITUNG — Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila berlangsung khidmat di Lapangan Pemerintah Kota Bitung, Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Bitung Barat Satu, Kecamatan Maesa, Senin (1/6/2026). Kegiatan ini dihadiri jajaran Forkopimda, termasuk Komandan Kodim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ dan perwakilan TNI-Polri.
Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka bertindak sebagai Inspektur Upacara. Ia membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI yang mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia".
Pesan BPIP: Generasi Muda Diminta Terapkan Nilai Pancasila Setiap Hari
"Saya mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap toleransi, gotong royong, persatuan, dan keadilan sosial," kata Randito Maringka dalam pidato yang dibacakannya.
Menurut Randito, Pancasila telah menjadi bintang penuntun bangsa Indonesia menghadapi berbagai tantangan zaman. Ia menyebut Indonesia tetap mampu menjaga persatuan meskipun dunia menghadapi ketidakpastian dan ancaman perpecahan.
Ia juga menyoroti peran Indonesia dalam misi perdamaian PBB dan diplomasi global. "Nilai-nilai Pancasila tersebut akan membentuk karakter generasi penerus yang mampu membawa bangsa menuju masa depan yang lebih baik," pungkasnya.
Dandim Bitung: Bukan Sekadar Seremonial, Ini Momentum Refleksi
Di tempat yang sama, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ menekankan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum merefleksikan nilai luhur setiap sila Pancasila sebagai pedoman membangun bangsa yang maju, berdaulat, dan berkeadilan.
"Sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan wujud nyata pengamalan nilai persatuan demi menjaga keutuhan NKRI serta mendukung pembangunan daerah yang aman dan sejahtera," ujar Dandim.
Kehadiran unsur TNI dan jajaran Pemkot Bitung dalam upacara ini sekaligus mengirimkan pesan kuat tentang sinergi penuh aparat dan pemerintah daerah di Kota Cakalang. Dandim berharap semangat gotong royong, toleransi, dan cinta tanah air semakin tertanam di seluruh masyarakat.
"Saya berharap semangat gotong royong, toleransi, persatuan, dan cinta tanah air semakin tertanam dalam diri seluruh masyarakat, sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan bangsa dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai luhur Pancasila," pungkas Dandim.
Upacara ini juga dihadiri Asops Guskamla Koarmada II Kolonel Laut (P) Dwi Herdian Saputra, Kapolsek Maesa AKP Tuegeh D. Darus, Pasiops Sathantai Kodaeral VIII Kapten Mar Sunaryo, serta Komandan KKR.