Pencarian

Otorita IKN Tanam 350 Mangrove dan Angkat 202 Kg Sampah di Pantai Tanah Merah

Minggu, 14 Juni 2026 • 21:17:31 WIB
Otorita IKN Tanam 350 Mangrove dan Angkat 202 Kg Sampah di Pantai Tanah Merah
Deputi Otorita IKN Myrna Asnawati Safitri memimpin penanaman 350 mangrove di Pantai Tanah Merah.

SULAWESI UTARA — Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial. “Ini adalah bentuk aksi nyata untuk menjaga lingkungan sekaligus mendukung upaya pengendalian perubahan iklim di kawasan IKN,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta.

Lokasi Strategis di Delineasi IKN

Pantai Tanah Merah berada dalam delineasi Ibu Kota Nusantara dan memiliki peran penting menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Myrna mengatakan perlindungan lingkungan tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat, pelaku usaha, komunitas, dan mitra pembangunan.

Dalam kegiatan tersebut, sampah yang terkumpul langsung dipilah berdasarkan jenisnya untuk mendukung pengelolaan yang lebih bertanggung jawab. Otorita IKN menekankan bahwa upaya penyelamatan kawasan pesisir tidak berhenti pada penanaman mangrove semata.

Pertamina Hulu Mahakam Sediakan 500 Bibit

PT Pertamina Hulu Mahakam turut mendukung dengan menyediakan 500 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata atau bakau hitam. Kepala Lapangan Senipah, Peciko, dan South Mahakam PT Pertamina Hulu Mahakam, Billy Sunyoto, menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat menjadi kunci menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir.

Camat Samboja, Damsik, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai aksi bersih pantai dan penanaman mangrove menjadi bukti nyata kepedulian bersama terhadap lingkungan hidup yang harus dijaga secara berkelanjutan.

Target Perubahan Perilaku Masyarakat

Otorita IKN mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta membiasakan pemilahan sampah. Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan kawasan pesisir yang sehat dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Otorita IKN berharap gerakan menjaga lingkungan dapat menjadi budaya baru masyarakat. Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen menuju pembangunan Ibu Kota Nusantara yang hijau, tangguh terhadap perubahan iklim, dan berkelanjutan.

Bagikan
Sumber: gerbangkaltim.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks