Pencarian

BI Sulut Beri Pelatihan dan Bantuan Peralatan ke Petani Bitung, Baru Tiga Kelompok Tergabung Program Patua

Senin, 29 Juni 2026 • 17:50:31 WIB
BI Sulut Beri Pelatihan dan Bantuan Peralatan ke Petani Bitung, Baru Tiga Kelompok Tergabung Program Patua
Bank Indonesia Sulawesi Utara memberikan pelatihan dan bantuan alat pertanian kepada petani di Bitung.

MANADO — Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara menggencarkan penguatan ketahanan pangan di Kota Bitung lewat program pemberdayaan sektor riil. Bantuan yang diberikan mencakup pelatihan teknis, bimbingan usaha, hingga peralatan pertanian dan perlengkapan usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Program ini dijalankan melalui dua skema utama: Petani Unggulan Sulawesi Utara (Patua) dan Wirausaha Unggulan Sulawesi Utara (Wanua). Kepala BI Perwakilan Sulut Joko Supratikto mengatakan, pemberdayaan ini menyasar petani dan pelaku UMKM agar produktivitas serta kapasitas usaha mereka meningkat.

Baru Tiga Poktan dari Bitung Tergabung dalam 5 Tahun

Data BI mencatat, sepanjang periode 2020–2025, total 84 petani unggulan dan 144 UMKM unggulan telah dibina di Sulawesi Utara. Komoditas strategis yang menjadi fokus utama adalah barito dan padi.

Namun, dari jumlah tersebut, hanya tiga kelompok tani (poktan) asal Bitung yang tercatat sebagai peserta Patua. Ketiganya adalah Poktan Hidayahtullah, Poktan Pondok Daun, dan Poktan Pantang Mundur.

Jumlah itu dinilai masih sangat kecil dibandingkan potensi Bitung sebagai daerah penghasil pangan di Sulut. Joko Supratikto pun mendorong Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Bitung untuk lebih aktif menggaungkan program Patua kepada para petani di wilayahnya.

Target: Perkuat Basis Sentra Produksi Lokal

"Kami berharap anggota TPID Bitung dapat menggaungkan program Patua sehingga meningkatkan partisipasi kelompok petani komoditas strategis yang pada akhirnya dapat memperkuat basis sentra produksi," kata Joko dalam pernyataan resmi di Manado, Senin.

BI menegaskan akan terus membuka pendaftaran bagi calon peserta Patua dan Wanua setiap tahun. Peserta yang lolos seleksi bakal mendapatkan pelatihan, bimbingan teknis, serta bantuan peralatan pertanian dan sarana usaha lainnya secara bertahap.

Dampak bagi Ketersediaan Pangan di Bitung dan Sulut

Dengan bertambahnya jumlah petani dan pelaku UMKM yang dibina, BI optimistis kebutuhan pangan di Kota Bitung dan Sulawesi Utara secara umum bisa lebih terpenuhi dari produksi lokal. Program ini juga diharapkan menekan angka inflasi bahan pangan di daerah.

Bitung sendiri merupakan salah satu kota industri dan pelabuhan utama di Sulut, sehingga ketersediaan pasokan pangan yang stabil menjadi krusial, baik bagi warga kota maupun aktivitas perekonomian di kawasan pelabuhan dan kawasan industri setempat.

Bagikan
Sumber: manado.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks