KOTAMOBAGU — Jajaran Polres Kotamobagu memperketat pengamanan wilayah melalui patroli cipta kondisi yang digelar Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Satreskrim. Kegiatan yang berlangsung Jumat (14/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini dipimpin Kasat Reskrim IPTU Ahmad Waafi, S.Tr.K., M.H., bersama enam personelnya.
Patroli yang dimulai sekitar pukul 13.00 WITA itu menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan gangguan keamanan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sebelum aksinya terjadi.
Pemantauan Penyaluran BBM Bersubsidi di SPBU Kotobangon
Sekitar pukul 13.20 WITA, tim URC tiba di SPBU Kelurahan Kotobangon. Petugas memantau langsung proses penyaluran BBM bersubsidi untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan di lapangan.
Hasil pemantauan menunjukkan situasi di lokasi berjalan tertib dan terkendali. Kehadiran petugas di SPBU juga menjadi sinyal pengawasan terhadap potensi penimbunan atau penyelewengan distribusi bahan bakar yang kerap merugikan masyarakat.
Respons Cepat Laporan Keributan di Kelurahan Mongondow
Patroli berlanjut sekitar pukul 14.10 WITA setelah tim menerima informasi dari masyarakat mengenai sekelompok anak muda yang diduga membuat keributan di Kelurahan Mongondow. Personel URC langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan situasi.
Saat petugas tiba di tempat kejadian, para pemuda yang diduga terlibat telah meninggalkan lokasi. Meski demikian, personel tetap melakukan pemantauan dan patroli di sekitar wilayah tersebut guna mencegah potensi gangguan susulan serta memastikan kondisi kembali kondusif.
Kapolres Tekankan Pencegahan Sejak Dini
IPTU Ahmad Waafi menegaskan bahwa patroli cipta kondisi merupakan komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Ia menyebut langkah ini sebagai bentuk respons cepat terhadap setiap informasi maupun laporan yang masuk.
“Patroli ini merupakan langkah preventif sekaligus respons cepat terhadap setiap informasi maupun laporan masyarakat. Kami ingin memastikan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Kotamobagu tetap aman dan kondusif,” ujar Ahmad Waafi.
Ia menambahkan, kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mencegah munculnya gangguan kamtibmas sejak dini. Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan informasi apabila melihat adanya potensi gangguan keamanan.
“Pesan Bapak Kapolres, personel harus hadir di tengah masyarakat. Jangan menunggu gangguan terjadi, tetapi lakukan langkah pencegahan dan respons cepat terhadap setiap potensi gangguan. Keamanan wilayah merupakan tanggung jawab bersama,” pungkasnya.
Hingga kegiatan berakhir, Tim URC Resmob Polres Kotamobagu terus melaksanakan patroli di sejumlah wilayah hukum untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.