Pencarian

Konser Kotak di Kota Tua Dihentikan, Tantri Batuk dan Sesak Diduga Gas Menyengat

Selasa, 15 September 2026 • 18:01:01 WIB
Konser Kotak di Kota Tua Dihentikan, Tantri Batuk dan Sesak Diduga Gas Menyengat
Tantri tampil bersama Kotak di panggung Kota Tua Jakarta sebelum konser dihentikan.

SULAWESI UTARA — Penampilan Tantri, Chua, dan Cella di panggung Kota Tua harus berakhir mendadak. Gangguan itu disebut muncul berkali-kali sebelum akhirnya memaksa band menutup set lebih awal.

Peringatan Dua Kali Sebelum Gangguan Terulang

Menurut Tantri, insiden gas menyengat bukan kali pertama terjadi malam itu. Oknum yang diduga menyebarkan gas sudah diperingatkan dua kali, tetapi gangguan muncul lagi saat Kotak membawakan lagu "Pelan2 Saja".

"2x yang pertama sudah diperingatkan, namun terulang di lagu Pelan2 Saja," tulis Tantri dalam unggahannya.

Hingga kini, Tantri mengaku belum tahu kandungan gas yang beredar di area penonton. Efeknya, kata dia, sangat mengganggu saluran pernapasan.

"Sampai saat ini saya ga tau gas tsb mengandung bahan apa, tapi sangat membuat tidak nyaman khususnya area pernafasan. Saya tidak sanggup melanjutkan karena batuk dan sesak akibat hal ini," ungkapnya.

Dampaknya tidak hanya dirasakan personel band. Tantri menyebut banyak penonton yang kehilangan kesadaran akibat menghirup gas tersebut.

"Banyak penonton juga yang pingsan terkena gas tersebut," tulisnya.

Sumber Gas Tak Terlihat, Pelaku Belum Diketahui

Kesulitan utama di lapangan, menurut Tantri, adalah gas itu tidak berbentuk asap. Karena tidak terlihat, sumber penyebarannya sulit dilacak dan pelakunya belum bisa diidentifikasi.

"Untuk Oknum tersebut, saya tdk tau siapa karena gasnya tidak berupa asap jadi ga ketauan siapa pelakunya," kata Tantri.

Ia menyayangkan konser yang seharusnya jadi ajang bersenang-senang justru berakhir seperti itu. Tantri berharap kejadian serupa tidak terulang di pertunjukan mana pun.

"Sangat disayangkan ketika konser yang diniatkan untuk bersenang2 harus berakhir seperti ini, semoga tidak ada kejadian yang seperti ini lagi," tulisnya.

Dalam unggahan yang sama, Tantri memastikan kondisi dirinya, Chua, dan Cella dalam keadaan baik. Ia juga mengingatkan Kerabat Kotak yang pulang dari luar Jakarta agar berhati-hati di perjalanan.

"Buat Kerabat Kotak yang hadir dari luar Jakarta, ati2 di jalan ya. Insya Allah saya, Chua dan Cella baik2 aja," tutup Tantri.

Pengelola Kota Tua Minta Maaf dan Lakukan Mitigasi

Pihak pengelola Kota Tua Jakarta ikut menyampaikan permintaan maaf melalui Threads. Mereka menjelaskan baru memberi informasi karena harus menangani kejadian itu bersama kepolisian.

"Halo Kak Tantri, Kerabat Kotak, dan beserta pengunjung lain. Mohon maaf mimin baru ngabarin karena mengurus kejadian semalam dari Polsek," tulis pihak Kota Tua.

Petugas disebut berada di lokasi saat insiden berlangsung. Bersama unsur Tiga Pilar, mereka langsung melakukan langkah mitigasi di sekitar area konser.

"Mimin juga berada di lokasi pada Minggu sekitar pukul 23.00 WIB. Bersama Tiga Pilar (Kepolisian, TNI, dan Satpol PP) kami langsung melakukan mitigasi," lanjut pihak Kota Tua.

Dukungan Suami: Keselamatan Lebih Penting

Suami Tantri, Arda Hatna, menegaskan dukungannya atas keputusan menghentikan konser. Menurutnya, keselamatan Tantri, personel, tim, dan penonton berada di atas segalanya.

"Gak ada konser yg lebih penting daripada keselamatan kamu, team dan penonton. Kamu sudah mengambil keputusan yg bijak. Sekarang fokus pulihkan kondisi dan istirahat ya. Aku tahu kamu selalu ingin memberikan terbaik buat penonton yg datang dan sudah menunggu, tapi malam ini keselamatan kalian semua jauh lebih penting," tulis Arda.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi soal hasil pemeriksaan kepolisian maupun identifikasi zat yang menyebar di kerumunan. Kasus ini menambah daftar panjang persoalan keamanan pertunjukan musik terbuka di ruang publik Jakarta.

Follow halomanado.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: musik.kapanlagi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks