Pencarian

6 Barang yang Bisa Diminta ke Pramugari Selama Penerbangan

Minggu, 01 November 2026 • 10:19:01 WIB
6 Barang yang Bisa Diminta ke Pramugari Selama Penerbangan
Pramugari membagikan daftar barang yang dapat diminta penumpang selama penerbangan.

SULAWESI UTARA — Penumpang pesawat ternyata bisa meminta sejumlah barang darurat kepada awak kabin, mulai dari kantong es hingga plester luka. Pramugari Sille Rydell membagikan daftar permintaan yang lazim dilayani selama penerbangan. Kebanyakan traveler baru tahu setelah situasi darurat terjadi di udara.

Sille Rydell, pramugari dengan pengalaman enam tahun terbang, rutin membagikan tips perjalanan lewat akun media sosial Travel with SilleRydell. Dalam salah satu videonya, ia mengungkap daftar barang dan bantuan yang sebenarnya bisa diminta penumpang selama penerbangan. Informasi ini jarang tersosialisasi di pengumuman keselamatan kabin.

Kantong Es untuk Kompres Dingin

Kaki bengkak usai berjalan jauh menyusuri koridor bandara atau kepala yang terasa berdenyut bisa diredakan dengan kantong es. Penumpang cukup menanyakan ketersediaannya kepada pramugari. Es dipakai sebagai kompres dingin untuk meredakan rasa tidak nyaman selama penerbangan.

Plester untuk Kaki Lecet

Perpindahan antar-gate yang jauh sering membuat kaki lecet, terutama jika memakai alas kaki baru. Rydell menyarankan penumpang meminta plester langsung ke awak kabin ketimbang berburu apotek di bandara. Stok plester biasanya tersedia untuk kebutuhan darurat ringan.

Bantuan Menuju Gate Berikutnya

Penumpang dengan waktu transit mepet atau kesulitan berjalan jauh bisa meminta bantuan awak kabin. Idealnya permintaan disampaikan sebelum penerbangan, tetapi awak kabin tetap dapat menghubungkan penumpang dengan petugas bandara terkait. Layanan ini membantu traveler lanjut usia atau yang membawa anak kecil.

Obat untuk Keluhan Ringan

Seorang penumpang mengaku pernah mengalami sakit perut parah di udara dan mendapat Tylenol dari awak kabin. Rydell menyarankan penumpang tidak sungkan bertanya saat butuh bantuan medis ringan.

"Kami mungkin punya sesuatu, tips dan trik, obat, atau sesuatu yang bisa membantu Anda," ujarnya dalam video yang dibagikan di media sosial.

Ketersediaan obat dan aturan pemberiannya bisa berbeda di setiap maskapai, jadi konfirmasi dulu ke kru sebelum mengandalkannya.

Pembalut atau Tampon

Penumpang perempuan yang tiba-tiba membutuhkan produk menstruasi disarankan bertanya langsung kepada awak kabin. Rydell mengingatkan agar tidak mencari sendiri di laci toilet pesawat. Ada anggapan keliru bahwa pembalut disimpan di sana, padahal penumpang sebaiknya tidak membuka atau memindahkan barang yang bukan peruntukannya.

Air Panas dan Kebutuhan Sederhana Lain

Air panas untuk menyeduh teh atau mi instan bisa diminta ke awak kabin. Penumpang juga dapat meminta kantong muntah sebelum benar-benar mual, tambahan air minum atau isi ulang botol, tisu basah, hingga penyumbat telinga. Permintaan kecil seperti ini membantu kenyamanan selama penerbangan jarak jauh.

Etika Meminta dan Tips Berpakaian

Rydell meyakinkan penumpang bahwa awak kabin tidak akan menghakimi permintaan mereka, bahkan yang terdengar aneh atau memalukan. Meski begitu, ia mengingatkan agar penumpang merencanakan kebutuhan sejak awal dan tidak menunggu situasi darurat muncul di udara.

Soal pakaian, hindari sandal jepit karena kaki bisa membengkak selama penerbangan dan kabin terasa dingin. Celana jeans terlalu ketat dan pakaian terbuka seperti celana pendek atau atasan crop juga sebaiknya ditinggalkan. Pilih pakaian longgar dan siapkan lapisan tambahan untuk mengantisipasi perubahan suhu kabin.

Bagi traveler yang terbang bersama keluarga atau solo dalam waktu dekat, daftar permintaan ini layak diingat sebelum berangkat. Menanyakan kebutuhan lebih awal ke awak kabin jauh lebih praktis ketimbang panik di tengah penerbangan.

Follow halomanado.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: travel.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks