BOLTIM — Bupati Bolaang Mongondow Timur Oskar Manoppo dan Wakil Bupati Argo V. Sumaiku menghadiri rapat paripurna DPRD Boltim yang dibuka Ketua DPRD Samsudin Dama. Forum itu menghasilkan nota kesepakatan atas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) untuk tahun anggaran 2027.
Penandatanganan berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Boltim. Selain unsur pimpinan dan anggota dewan, rapat dihadiri Forkopimda, Sekda Boltim M. Iksan Pangalima, para asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Boltim.
Tiga Pilar Prioritas Pembangunan Boltim 2027
Dalam sambutannya, Oskar memaparkan arah kebijakan pembangunan daerah untuk tahun anggaran 2027 yang berdiri di atas tiga pilar utama:
- Peningkatan kualitas sumber daya manusia — berfokus pada sektor pendidikan dan layanan kesehatan.
- Pemerataan infrastruktur dasar — memperkuat konektivitas antarwilayah guna menunjang pertumbuhan ekonomi.
- Penguatan kemandirian ekonomi lokal — mengoptimalkan potensi pertanian, perikanan, dan pariwisata sebagai motor penggerak kesejahteraan masyarakat.
Ketiga pilar itu menjadi dasar penyusunan plafon anggaran sementara yang akan dijabarkan lebih rinci dalam tahapan anggaran berikutnya.
Oskar: KUA-PPAS Bukan Sekadar Dokumen Administratif
Bupati menekankan bahwa kesepakatan bersama DPRD merupakan tahapan krusial dalam siklus pengelolaan keuangan daerah. Menurutnya, dokumen KUA dan PPAS adalah wujud komitmen bersama pemerintah daerah dan legislatif untuk merumuskan arah pembangunan yang terencana dan terukur.
"Agenda paripurna hari ini merupakan tahapan krusial dan strategis dalam siklus pengelolaan keuangan daerah kita. Kesepakatan terhadap dokumen KUA dan PPAS pada hakikatnya adalah wujud nyata komitmen bersama antara pemerintah daerah dan unsur legislatif untuk merumuskan arah kebijakan pembangunan yang terencana dan terukur," ujar Oskar.
Ia juga mengingatkan agar dokumen yang disepakati tidak berhenti sebagai kelengkapan administrasi. Oskar meminta seluruh jajaran eksekutif dan legislatif menjaga sinergi serta berorientasi pada hasil yang bisa dirasakan warga.
"Kembali saya tegaskan bahwa dokumen KUA dan PPAS yang kita sepakati hari ini bukan sekadar dokumen yang baik secara administratif, tetapi juga harus menghasilkan pelaksanaan pembangunan yang baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," katanya.
Instruksi ke Jajaran: Hilangkan Ego Sektoral
Menutup sambutan, Oskar memberi instruksi tegas kepada seluruh perangkat daerah. Ia meminta koordinasi diperkuat dan langkah setiap program pembangunan disatukan.
"Karena itu, mari kita bangun kesungguhan dalam bekerja, perkuat koordinasi, hilangkan ego sektoral, dan satukan langkah dalam menjalankan setiap program pembangunan," pungkasnya.
Nota kesepakatan KUA-PPAS menjadi pintu masuk penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Boltim 2027. Setelah paripurna, tahapan berlanjut ke pembahasan anggaran di tingkat OPD dan badan anggaran DPRD sebelum rancangan perda APBD diajukan untuk disahkan.