Unsrat Manado Wisuda 1.299 Lulusan dalam Dua Sesi, Plt Rektor Sebut demi Ketertiban Prosesi

Penulis: Zainul Arifin  •  Jumat, 23 Oktober 2026 | 10:17:01 WIB
Plt Rektor Unsrat Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc menyampaikan sambutan pada wisuda periode Oktober 2026.

MANADO — Wisuda periode Oktober 2026 menjadi catatan tersendiri bagi Universitas Sam Ratulangi. Sebanyak 1.299 lulusan dilepas dalam satu hari, jumlah yang menurut kampus menuntut pengaturan panggung dan tamu yang berbeda dari biasanya.

Plt Rektor Unsrat Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc memutuskan prosesi digelar dua sesi. Skema itu diambil supaya setiap lulusan punya ruang cukup bersama keluarganya, tanpa berdesakan di satu ruang sidang.

Mengapa 1.299 Lulusan Harus Dibagi Dua Sesi

Jamaluddin menjelaskan, pembagian sesi bukan sekadar soal kapasitas kursi. Prosesi yang tertib dinilai menentukan kualitas momen kelulusan, terutama bagi orang tua yang datang dari luar kota.

"Wisuda 1.299 di Universitas Sam Ratulangi dibagi dua sesi. Pembagian ini merupakan upaya kita menyelenggarakan prosesi yang tertib, sehingga lulusan serta keluarga dapat menikmati momen berharga ini," ujar Jamaluddin dalam sambutannya.

Kampus menyebut pelaksanaan dua sesi ini sebagai sejarah baru. Sebelumnya, wisuda Unsrat digelar dalam satu sesi tunggal.

Pesan Si Tou Timou Tumou Tou untuk Para Alumni

Waktu wisuda bertepatan dengan bulan peringatan Hari Kesaktian Pancasila dan Sumpah Pemuda. Jamaluddin memakai momentum itu untuk mengingatkan alumni pada filsafat pahlawan nasional Sam Ratulangi.

"Sebagai alumni Unsrat kalian membawa semangat Si Tou Timou Tumou Tou; manusia hidup untuk memanusiakan manusia, dan rawatlah semangat itu melalui kepedulian membantu orang lain tumbuh," pesan Jamaluddin.

Ia meminta para wisudawan melangkah dengan percaya diri, rendah hati, dan kerja keras. Ilmu yang diperoleh di kampus, kata dia, semestinya dipakai untuk kemaslahatan masyarakat.

Imbauan Gubernur Sulut: Adaptasi Tanpa Tinggalkan Integritas

Gubernur Sulawesi Utara diwakili Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Sulut Ir Hermina Korompis SP MSc hadir dalam prosesi. Ia menyampaikan pesan gubernur soal adaptasi terhadap perubahan zaman.

"Gubernur mengingatkan teruslah belajar, teruslah membuka diri terhadap perubahan dan teruslah mengembangkan kemampuan sebab dunia akan selalu berubah dan menuntut kita untuk mampu beradaptasi," kata Hermina.

Hermina menambahkan, alumni diminta menjaga nama baik almamater dan orang tua. Integritas disebut sebagai prinsip yang tidak boleh ditinggalkan dalam berkarya.

"Jadikan ilmu sebagai bekal untuk berkarya, jadikan pengalaman sebagai kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan dan jadikan integritas sebagai prinsip yang tidak boleh ditinggalkan. Jadilah pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga kuat dalam karakter dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat," ujarnya.

1.299 Lulusan, Satu Hari, Dua Panggung

Jumlah 1.299 wisudawan menempatkan periode Oktober 2026 sebagai salah satu wisuda terbesar Unsrat. Pembagian dua sesi membuat prosesi pemanggilan nama dan penyerahan ijazah berjalan lebih ringkas di tiap sesi.

Kampus belum menyampaikan rincian jumlah lulusan per fakultas maupun pembagian peserta di masing-masing sesi. Informasi yang tersedia hanya total wisudawan dan mekanisme dua sesi yang diterapkan.

Bagi lulusan, keputusan itu berdampak langsung pada durasi acara dan jumlah tamu yang bisa masuk ke ruang sidang. Keluarga memperoleh waktu lebih longgar untuk mendampingi prosesi.

Reporter: Zainul Arifin
Sumber: detikmanado.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top